Lirik dan Arti Lagu Runtah dari Doel Sumbang yang Viral di TikTok

ADVERTISEMENT

Lirik dan Arti Lagu Runtah dari Doel Sumbang yang Viral di TikTok

tim detikhot - detikHot
Senin, 24 Okt 2022 11:33 WIB
Doel Sumbang saat tampil di Majalengka
Doel Sumbang Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar
Jakarta -

Doel Sumbang merupakan penyanyi legendaris asal Bandung. Ia muncul dengan lagu-lagu balad sejak era 80-an.

Kemudian di era 90-an, lagu-lagunya tentang kritik sosial berubah menjadi Pop Sunda. Namanya besar dengan lagu-lagu yang viral bahkan sebelum ada media sosial kala itu di Jawa Barat.

Kini di era internet, Doel Sumbang tak kehilangan pamornya. Ia belakangan bahkan menjadi perbincangan karena lagu berjudul Runtah yang dirilis pada 2007.

Lagu tersebut dinyanyikan kembali oleh Azmy Z yang merupakan penyanyi muda. Banyak yang bertanya-tanya apa sebenarnya arti di balik lagu Runtah. Berikut liriknya:

Panon na alus, irung alus, biwir alus
Ditempo ti hareup, ti gigir meuni mulus
Ngan hanjakal pisan kalalakuan siga setan
Gunta-ganti jalu teu sirikna unggal minggu

Naha kunaun nu geulis loba nu bangor
Naha kunaon nu bangor loba nu geulis
Sigana mah ngarasa asa aing hade rupa
Bisa payu ka sasaha tungtung na jadi cilaka

Kulit kelir koneng cangkang cau
Huntuna bodas tipung tarigu
Biwir beureum, beureum jawer hayam
Panon coklat kopi susu

Ngan naha atuh beut di mumurah
Geblek hirup daek jadi runtah
Ulah banggga bisa gunta ganti jalu
Komo jeung poho di baju


Arti dari lagu tersebut begitu lugas tentang perempuan bermata cantik, berhidung cantik dan bibir yang cantik. Perempuan itu dilihat dari sisi mana pun tetap memancarkan kecantikannya.

Kulitnya kuning seperti kulit pisang, giginya putih layaknya tepung. Bibirnya merah seperti jengger ayam dengan mata yang cokelat.

Tapi, perilakunya dianggap tidak baik dengan bergonta-ganti pasangan setiap minggu. Ia kemudian bertanya mengapa perempuan cantik banyak yang nakal. Apakah karena merasa cantik?

Doel Sumbang bangga karena lagu tersebut kini bisa kembali dinikmati publik setelah 27 tahun. Tapi, ia juga mendapat tekanan karena lirik Runtah yang disampaikan seperti merendahkan martabat perempuan.

"Lagu Runtah ini bukan semata-mata saya membenci kaum perempuan, justru saya sangat mencintai perempuan dan menghormati perempuan. Karena ibu saya perempuan, istri saya perempuan, anak saya perempuan," ucap dia di Majalengka, Minggu (23/10/2022).

"Lagu ini tercipta karena saya prihatin dengan keadaan saat ini. Saya harap lagu ini bisa menjadi 'pepeling' bagi kaum perempuan," kata dia menambahkan.

Baca Berita Lengkapnya di detikJabar



Simak Video "Lansia di Lombok Pilih Live Mandi Lumpur Ketimbang ke Sawah"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT