ADVERTISEMENT

Foo Fighter Borong 3 Piala di Grammy 2022

Asep Syaifullah - detikHot
Senin, 04 Apr 2022 07:58 WIB
LOS ANGELES, CA - FEBRUARY 15:  Musicians Franz Stahl, Chris Shiflett, Dave Grohl, Pat Smear, Taylor Hawkins and Nate Mendel of Foo Fighters attend The 58th GRAMMY Awards at Staples Center on February 15, 2016 in Los Angeles, California.  (Photo by Larry Busacca/Getty Images for NARAS)
Momen Foo Fighter hadir di Grammy Awards 2016. Larry Busacca/Getty Images
Jakarta -

Foo Fighter menjadi salah satu penampil yang dinantikan di ajang Grammy Awards 2022. Namun mereka memutuskan untuk batal tampil setelah sang drummer, Taylor Hawkins, meninggal dunia.

Pada ajang tersebut mereka juga masuk dalam tiga nominasi dan ternyata berhasil membawa pulang piala dari seluruhnya yakni Best Rock Performance lewat Making a Fire, Best Rock Song lewat Waiting on a War, dan Best Rock Album lewat Medicine at Midnight.

Tak ada pidato kemenangan yang dilakukan oleh Foo Fighter di pre-show Grammy Awards 2022. Mereka sepertinya masih dalam suasana berduka usai kehilangan sang drummer pada 25 Maret lalu.

Mereka pun mengumumkan pembatalan seluruh tur hingga penampilan mereka usai mengabarkan kepergian Taylor Hawkins.

"Kami minta maaf dan berbagi dalam kekecewaan bahwa kami tidak akan bertemu satu sama lain seperti yang direncanakan," kata band itu dalam sebuah pernyataan.

"Sebaliknya, mari luangkan waktu ini untuk berduka, menyembuhkan, menarik orang yang kita cintai, dan untuk menghargai semua musik dan kenangan yang telah kita buat bersama," tambahnya.

Taylor meninggal dunia berselang beberapa jam dari penampilannya di Festival Estereo Picnic. Sebelumnya ia mengeluhkan jika dadanya sangat sakit.

Tak lama berselang salah seorang kru menemukan jika sang drummer, Taylor Hawkins, sudah tak bernyawa di kamar hotelnya di Bogota, Kolombia.

Pihak Foo Fighters pun langsung merilis keterangan resmi namun tak menyebutkan penyebab kematian anggotanya itu.

"Keluarga Foo Fighters hancur oleh kehilangan tragis dan terlalu dini dari Taylor Hawkins yang kami cintai. Semangat musik dan tawa menularnya akan hidup bersama kita semua selamanya."

"Hati kami tertuju pada istri, anak-anak, dan keluarganya, dan kami meminta privasi mereka diperlakukan dengan sangat hormat di masa sulit yang tak terbayangkan ini," tulis pernyataan tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi pihak berwajib di Kolombia disebutkan jika ada lebih dari 10 zat adiktif di dalam urin Taylor Hawkins, salah satunya adalah ganja atau THC.

Otopsi juga menemukan jantung Hawkins berukuran sekitar dua kali lipat dari jantung sehat normal dan beratnya setidaknya 600 gram, seperti dilansir publikasi Kolombia, Semana.

"Jantung yang berat merupakan hal yang tak biasa," kata Profesor Tom Marwick, direktur Baker Heart and Diabetes Institute.

"Atlet dapat mengalami pembesaran jantung yang merupakan adaptasi yang sehat terhadap peningkatan sirkulasi darah selama latihan. Tapi jantung yang berat biasanya bukan hal yang baik," pungkasnya.



Simak Video "Zat Psikotropika Ditemukan Penyidik di Tubuh Mendiang Drummer Foo Fighters"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT