5 Konser Berdarah Memilukan di Dunia

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 10 Nov 2021 19:02 WIB
Membludaknya penonton yang hadiri festival musik Astroworld di AS berujung maut. Sebanyak 8 orang dilaporkan tewas akibat berdesakan di konser musik itu.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Delapan orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka dalam konser Travis Scott di NRG Park di Houston, Texas, Jumat, 5 November 2021. Mereka terhimpit dalam konser itu hingga menimbulkan luka, sesak napas dan serangan jantung.

Bukan pertama kalinya konser Travis Scott mengakibatkan tragedi. Sebelumnya, pada 30 April 2017 juga peristiwa hampir serupa terjadi.

Kyle Green yang terluka di konser rapper kala itu mengungkap ceritanya. Menurutnya, kala itu Scott tertangkap kamera mendorong penggemar yang memaksa naik ke atas panggung.

Green mengajukan gugatan terhadap Travis Scott dan penyelenggara acara yang mengklaim bahwa dia diseret dari lantai oleh staf usai pertunjukan itu.

Ketika Green mendengar tentang tragedi di Houston, pengacaranya mengatakan dia menerima kabar itu dengan pilu. Apalagi ada banyak orang tewas.

Dilaporkan saat ini, ada tiga tuntutan hukum yang diajukan terhadap Scott dan penyelenggara festival Live Nation sehubungan dengan tragedi itu. Tak cuma Scott, tuntutan itu juga menyebut Drake.

Scott telah mengumumkan bahwa dia akan membayar biaya pemakaman para korban insiden tersebut. Ia juga siap menutupi biaya terapi online bagi mereka yang membutuhkan.

"Ini adalah langkah pertama dari banyak langkah yang direncanakan Travis Scott sebagai bagian dari sumpah pribadinya untuk membantu mereka yang terkena dampak selama proses berduka dan pemulihan," kata siaran pers tersebut.

Live Nation dan ScoreMore juga telah mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan dana untuk menutupi tagihan medis para peserta festival dan menyediakan sumber daya konseling kesehatan mental.

Di bawah ini konser-konser berdarah yang jadi kisah pilu dunia musik:

1. Tragedi Konser Manhattan

Penembakan di konser rap di Manhattan pada 2016 menewaskan satu orang, sementara tiga lainnya luka-luka.

Kepolisian sebenarnya sudah bergerak cepat dengan menangkap rapper Troy Ave pekan lalu, sesaat setelah kejadian penembakan. Ia dibebani dengan dugaan pembunuhan dan kepemilikan senjata. Bodyguard rapper itu adalah korban tewas.

2. Tragedi Bring Me The Horizon

Insiden memilukan saat Bring Me The Horizon (BMTH) di Alexandra Palace, London, Inggris, pada 30 November 2018. Seorang penggemar tewas.

Menanggapi kejadian ini, BMTH melalui akun Twitter, mengaku terkejut dan menyampaikan dukanya.

"Kata-kata enggak bisa mewakili betapa sedihnya kami setelah mendengar kabar soal kematian seorang cowok muda di konser kami semalam. Doa kami untuk keluarga yang ditinggalkan di saat-saat yang sulit ini," kicau mereka.