Rp 300 Juta Digelapkan
Helena Bermasalah dengan Manajer
Kamis, 02 Mar 2006 15:02 WIB
Jakarta - Mantan finalis Indonesian Idol Helena Andrian tersandung masalah dengan manajemennya. Uang sekitar Rp 300 juta kabarnya digelapkan. Hal tersebut diungkapkan Ferry Amahorseya, kuasa hukum Helena, yang dihubungi detikhot, Kamis (2/3/2006). "Kami melaporkan VIP management dengan dugaan penggelapan sekitar Rp 300 juta," tutur Ferry. Selepas keluar dari kompetisi Indonesian Idol tahun 2004 lalu, Helena dikontrak oleh VIP management. Posisi Direktur Utama dipegang oleh Oki Fadilamisa, dan Eka bertindak sebagai manager yang menangani Helena langsung. Pada isi kontrak disebut, dari setiap job yang diterima, Helena mendapat jatah 80 persen dan VIP sisanya. "Tapi selama setahun berjalan, dari September 2004 sampai September 2005, yang dibayarkan ke Helena cuma 20 persennya. Oki bilang belum bisa dibayar karena data-datanya ada di Eka, dan Eka bilang di Oki," ungkap Ferry lagi. Tak kurang dari empat kali pertemuan digelar guna membahas kekurangan pembayaran tersebut. VIP management bahkan pernah menandatangani surat untuk segera melunasi sisa uang Helena yang masih ditahan. Tapi karena janji tersebut tak kunjung ditepati, pada November 2005, Helena melaporkan VIP ke Polda Metro Jaya. Masing-masing pihak, baik dari Helena maupun Oki dan Eka, telah dimintai keterangan. Dan pada Kamis (2/3/2006) ini, rencananya mereka bertiga akan dikonfrontir. Tapi karena Eka sedang berada di luar kota, rencana tersebut ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. (ine/)











































