10 Lagu Terhot di 2020

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Rabu, 30 Des 2020 10:53 WIB
Top 10 lagu detikhot
Ilustrasi top 10 lagu terhot. Foto: detikcom
Jakarta -

Tidak dapat dipungkiri, 2020 adalah tahun yang berat bagi banyak musisi. Pandemi virus Corona yang melanda Indonesia membuat industri musik, seakan sempat terhenti sejenak. Tutupnya studio rekaman hingga pelarangan mengadakan konser sebagai salah satu kegiatan yang mengumpulkan massa menjadi salah satu penyebab tertundanya sejumlah rencana musisi.

Akan tetapi, dengan cepat para musisi beradaptasi. Sejumlah musikus bahkan mengeluarkan karya-karya yang terbilang berhasil di tahun ini.

Tidak hanya menjadi buah bibir, karya-karya mereka menjadi salah satu karya yang penting bagi pijakan karier mereka di tahun-tahun ke depan.

detikHOT merilis 10 lagu paling populer di tahun ini versi kami. Lagu yang masuk dalam daftar dipilih berdasarkan jumlah streams, momentum dan sejumlah pertimbangan lainnya.

Simak daftarnya di sini!

Lathi - Weird Genius, Sara Fajira

Lathi merupakan lagu hasil kolaborasi Weird Genius dan Sara Fajira. Lagu tersebut terbilang sukses, salah satunya berkat Lathi Challenge yang menjamur di media sosial pada awal tahun ini. Salah satu hal yang menarik dari Lathi adalah aransemen yang memadukan unsur musik tradisional dan elektronik.

Weird GeniusWeird Genius. Foto: Weird Genius

Kepopuleran lagu Lathi sebenarnya tidak lepas dari kontroversi. Lagu itu sempat diisukan sebagai lagu pemanggil setan karena sosok menyeramkan yang muncul dalam video klipnya. Namun, isu itu segera dibantah oleh Weird Genius maupun Sara Fajira. Sosok menyeramkan itu, menurut mereka, adalah simbol dari makna lagu Lathi yang membicarakan tentang hubungan yang tidak sehat dan mengekang.

Berkat lagu Lathi, Weird Genius bertengger di baliho Times Square, New York, Amerika Serikat. Lagu itu juga membawa Weird Genius dan Sara Fajira memenangkan AMI Awards 2020 untuk kategori Karya Produksi Terbaik Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik dan Artis Solo Pria/ Wanita/ Grup/ Kolaborasi Dance Terbaik.

Maafkan Aku #TerlanjutMencinta - Tiara Andini

Derai air mata menghiasi wajah Tiara Andini ketika menggenggam piala kemenangannya untuk kategori Pendatang Baru Terbaik di AMI Awards 2020 lewat lagu Gemintang di Hatiku. Tahun ini tampaknya memang tahun milik Tiara, selain AMI Awards, ia juga memperoleh kemenangan di ajang Mnet Asia Music Awards (MAMA) 2020.

Tiara Andini saat ditemui di kawasan studio Trans TV.Tiara Andini saat ditemui di kawasan studio Trans TV. Foto: Palevi S/detikFoto

Bukan hanya Gemintang di Hatiku, tahun ini, Maafkan Aku #TerlanjutMencinta juga menjadi lagu yang begitu laris didengarkan oleh para penggemar Tiara Andini. Lagu bernuansa balada itu berhasil menduduki urutan keempat dari daftar Lima Lagu yang Paling Banyak Didengarkan di layanan streaming JOOX.

Hingga artikel ini ditulis, Maafkan Aku #TerlanjutMencinta setidaknya telah didengarkan oleh lebih dari 37,2 juta pendengar di Spotify dan videonya ditonton oleh lebih dari 58,8 juta penonton di YouTube.

Reflection - Nadin Amizah, Yura Yunita, Agatha Pricilla, Sivia Azizah

Apa jadinya bila empat penyanyi perempuan berbakat Tanah Air menyanyikan satu lagu yang memiliki pesan yang kuat dan telah dikenal banyak orang? Hasilnya dapat disimak dalam proyek kolaborasi antara Nadin Amizah, Yura Yunita, Agatha Pricilla, dan Sivia Azizah ketika mereka membawakan Reflection.

Nadin Amizah, Yura Yunita, Agatha Pricilla, Sivia AzizahNadin Amizah, Yura Yunita, Agatha Pricilla, Sivia Azizah. Foto: dok. Disney+ Hotstar

Reflection dinyanyikan oleh Christine Aguilera sebagai soundtrack dari film Mulan. Menjelang perilisan Mulan versi live action di Indonesia, Nadin Amizah, Yura Yunita, Agatha Pricilla, dan Sivia Azizah didapuk untuk menginterpretasikan ulang lagu tersebut.

Serenata Jiwa Lara - Diskoria, Dian Sastrowardoyo, LaleIlmanNino

Diskoria bersama LaleIlmanNino mengajak Dian Sastrowardoyo menyanyikan lagu Serenata Jiwa Lara. Single itu dirilis duo disjoki Merdi Leonardo dan Fadli Aat dalam rangka untuk menggalang dana bagi keberlangsungan Yayasan Irama Nusantara yang bergerak dalam bidang pengarsipan musik Indonesia.

Dian Sastrowardoyo dan DiskoriaDian Sastrowardoyo dan Diskoria. Foto: Dian Sastrowardoyo dan Diskoria

Ada tiga hal yang membuat Serenata Jiwa Lara menarik untuk disimak. Pertama, lagu itu rilis tepat menjelang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di awal masa pandemi pada Maret 2020. Nada lagu yang terdengar riang terbilang sukses menghibur banyak pendengar dalam kondisi yang serba tidak pasti kala itu.

Kedua, hadirnya nama Dian Sastrowardoyo yang lebih dulu dikenal sebagai aktris papan atas. Ketiga, keterlibatan Anton Ismael dalam video klip yang sukses memberikan kesan vintage terhadap lagu itu.

Meski ada yang berpendapat bahwa nada dari Serenata Jiwa Lara mirip dengan Lagu Putih milik Guruh Soekarno Putra, tidak bisa dipungkiri, lagu ini menjadi salah satu yang terkenal di tahun ini.

Virus Corona - Rhoma Irama

Pandemi virus COVID-19 memang menjadi musibah bagi banyak orang. Tetapi, raja dangdut Rhoma Irama mengolahnya menjadi inspirasi berkarya. Pada April 2020, Rhoma Irama merilis single berjudul Virus Corona.

Raja Dangdut Rhoma Irama dan Soneta group beraksi meriahkan kampanye akbar di lapangan terbuka Poncol Sawangan  Depok , Jawa Barat, Kamis (28/3/2019) . Kampanye akbar Partai Amanat Nasional (PAN) yang bertema Doa dan Dendang Kemenangan tersebut mengajak simpatisan dan kader PAN untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi pada 17 April mendatang.  ANTARA FOTO/ Kahfie Kamaru/foc.    *** Local Caption ***Raja Dangdut Rhoma Irama dan Soneta group beraksi. ANTARA FOTO/ Kahfie Kamaru/foc. *** Local Caption *** Foto: ANTARA FOTO/ Kahfie

Lagu itu berisikan doa dan pesan Rhoma Irama pada para pendengarnya untuk berserah diri dan senantiasa berlindung pada Tuhan YME agar dapat tabah menghadapi musibah pandemi virus COrona. Dia juga menyampaikan ajakan untuk introspeksi diri dan mencari hikmah dari tiap peristiwa selama masa pandemi.

Kalian boleh setuju maupun tidak pada ajakan Bang Haji, tapi lagu tersebut dikeluarkan pada momentum masa awal pandemi dan memotret apa yang sedang terjadi kala itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2