Dream Theater, Semakin Membius di Usia 20

Dream Theater, Semakin Membius di Usia 20

- detikHot
Sabtu, 28 Jan 2006 07:10 WIB
Dream Theater, Semakin Membius di Usia 20
Singapura - Di usianya yang ke-20 tahun, band cadas Dream Theater semakin menunjukkan kepiawaiannya. Dalam konsernya di Singapura, Jumat (27/1/2006), grup ini sukses membius seluruh penontonnya selama 3 jam.Mungkin banyak orang yang tidak familiar dengan musik cadas a la Dream Theater. Mengusung aliran progressive rock, grup ini memang punya penggemar khusus yang setia mengikutinya hingga saat ini.Dream Theater dibentuk John Myung cs di tahun 1989. Pada konsernya di Singapura, grup dengan hits "Pull Me Under' terbukti belum ditinggalkan oleh penggemarnya.Pastinya penonton konser Dream Theater tak seramai konser Backstreet Boys yang digelar beberapa hari silam di tempat yang sama. Penonton yang datang ke konser ini benar-benar penonton yang mencintai dan mengapresiasi musik yang cukup keras bagi telinga sebagian orang.Singapore Indoor Stadium yang berkapasitas 8000 penonton hanya terisi sekitar separuhnya. Penonton pastinya di dominasi pria berusia 25 tahun ke atas. Hampir semua penonton yang hadir dalam konser ini mengenakan kaus Dream Theater dalam berbagai versi.Sekitar pukul 21.00 waktu setempat, John Petrucci (gitar), James Labrie (vokal), Mike Portnoy (drum), John Myung (bass), dan (Jordan Rudes) naik ke atas panggung.Dari segi histeria, penonton Dream Theater tak kalah dengan pecinta boyband. Ketika lima personel band yang baru saja merilis 'Octavarium' itu memasuki panggung, teriakan histeris dan kepalan tangan pun menyambut.Tanpa banyak basa-basi, konser dibuka dengan single 'The Root of All Evil'. Lagu yang membangkitkan semangat para pecinta musik rock cadas itu pun menjadi pembuka yang tepat.Penonton yang sudah disediakan tempat duduk tak ada yang bisa menahan diri untuk duduk manis di kursi. Semua penonton VIP langsung merangsek maju ke depan dan mengacungkan kepalan tangannya. Lagu pembuka tersebut dilanjutkan dengan lanjutan hits 'Panic Attack', Fortune in Live', dan 'Lie'.Walaupun konser ini digelar dalam rangka promo album terbaru, 'Octavarium', namun Dream Theater tetap membawakan beberapa lagu dari album-album mereka. Tak hanya itu saja, mereka juga bermain-main dengan melodi dari grup sejenis, Pink Flloyd dan Metallica.Setelah puas menggeber penggemarnya dengan rentetan lagu hits mereka, Dreamtheater menyudahi paruh awal konser mereka. Pertunjukan yang dijanjikan berlangsung tiga jam tersebut disela dengan jeda istirahat selama 15 menit.Usai itu, grup yang pernah meraih piringan emas untuk penjualan kaset 'Image and Words' tersebut kembali. lagu 'As I Am' yang sangat familiar bagi para pecinta setia band ini langsung dimainkan dengan semangat.Sebagai band yang berusia 20 tahun, performa Dream Theater patut diacungi jempol. Tak ada sedikitpun penurunan ritme dalam penampilan mereka.Tak dipungkiri band ini juga ngetop dengan kepiawaian para personelnya dalam memainkan instrumen. Bisa dibilang, masing-masing personel adalah salah satu yang terbaik di bidangnya.Karena itu ajang unjuk kebolehan juga menjadi salah satu yang membuat konser ini tetap menarik. Aksi solo dan duel antar personel memuaskan para penonton yangmenyaksikannya bagai mimpi.Setiap permainan solo atau kolaborasi tak pernah sepi dari applaus yang tak basa-basi. Setiap ajakan untuk mengepalkan atau melambaikan tangan juga disambut dengan penuh semangat oleh hampir semua penonton.Konser yang digelar di Singapura ini menggunakan konsep yang sama seperti pertunjukan mereka di Bangkok. Mulai dari daftar lagu sampai konser pertunjukan semuanya mereka samakan.Pertunjukan Singapura ini berbeda dengan pertunjukan di Jepang. Di negeri Sakura tersebut Dream Theater menggunakan sesi kedua untuk melakukan tribute kecil bagi para leluhurnya seperti, Deep Purple, Pink Flloyd, dan Metallica.Kembali ke konser, aksi pura-pura selesai dilanjutkan dengan tembang yang sudah ditunggu-tunggu. Yep, 'Pull Me Under' pun mengumandang diiringi suara penonton. Hits 'Pull Me Under' adalah lagu Dream Theater yang paling populer. Dibanding lagu lainnya, hanya lagu ini saja yang videoklipnya pernah diputar di MTV.Menutup konser mereka adalah lagu yang cukup panjang berjudul 'As I am'. Konser yang berlangsung tiga jam tersebut pun berakhir.Aksi cadas para personel Dream Theater memang sudah lama ditunggu-tunggu para penggemarnya. Walau tak lebih terkenal dari band-band pop, Dream Theater punya massa khusus yang tak akan pernah berpaling.Seperti yang terlihat dalam konser ini. Walau digelar di Singapura, hampir separuhnya penonton yang datang tak berasal dari negeri ini. Mereka berasal dari Jakarta, Aceh, Padang, Australia, sampai Turki demi menyaksikan langsung aksi sang idol."Nonton Dream Theater itu bagaikan dream come true," ujar Gatot penonton asal Jakarta yang datang dengan temannya. (fta/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads