Vakum, Backstreet Boys Belajar Bisnis

Vakum, Backstreet Boys Belajar Bisnis

- detikHot
Rabu, 25 Jan 2006 16:46 WIB
Vakum, Backstreet Boys Belajar Bisnis
Singapura - Selain menunggu AJ mengikuti rehabilitasi narkoba dan merintis solo karir, selama lima tahun vakum personel Backstreet Boys punya kegiatan lain. Mereka belajar cara berbisnis. Untuk apa?Pelajaran bisnis yang mereka ambil memang bukan gelar resmi di universitas mentereng. Lima cowok asal Amerika ini mengumpulkan banyak ilmu untuk berbisnis di dunia musik. Walau hampir semua personel telah merilis solo karir namun tak ada yang bisa menandingi kesuksesan mereka ketika bersatu sebagai Backstreet Boys. Setelah merilis 'Black & Blue' di tahun 2001, grup yang pernah disebut sebagai boyband nomor satu di dunia itu seperti tak terdengar kabarnya. Lima tahun kemudian grup ini kembali lewat 'Never Gone'. Pada era dimana pesona boyband sudah mulai ditinggalkan, Backstreet Boys memang dianggap berani berspekulasi. Kembali mereka tersebut bukannya tanpa persiapan. Selain lebih mantap di bidang suara dan gaya panggung, grup ini juga telah menambah ilmu lainnya. "Kami dulu sangat tidak berpengalaman. Tapi kami kini sudah banyak belajar musik dan cara berbisnis. Tidak hanya sekedar tampil tapi juga bagaimana menjalankan bisnis," ujar Kevin ketika ditemui detikhot di Hotel Grand Hyatt Singapura, semalam, Selasa (24/1/2006). Selain mempopulerkan kembali grup yang ngetop dengan hits 'All I Have to Give' itu, 5 personel Backstreet Boys juga punya berbagai tujuan lain yang tak kalah penting. Mereka juga ingin sukses di musik dibarengi dengan kebahagiaan rumah tangga, keberhasilan karir solo, dan kesempatan untuk melebarkan sayapnya ke bidang yang lain. Namun beberapa hal tersebut kini belum menjadi perhatian utama grup ini. Hingga pertengahan tahun ini, Bacsktreet Boys masih banyak disibukkan dengan agenda tur promo keliling dunia untuk album terbaru mereka 'Never Gone'. (fta/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads