Aku Harus Pergi Jadi Lagu Patah Hati Adera

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Senin, 12 Okt 2020 21:04 WIB
Adera
Foto: dok. Adera
Jakarta -

Adera mengeluarkan single terbaru berjudul Aku Harus Pergi. Lagu itu ia tulis berdasarkan pengalaman personalnya ketika merasakan patah hati pada tujuh tahun lalu.

Saat itu, Adera terpaksa meninggalkan seseorang yang dicintainya karena sebuah alasan. Berangkat dari peristiwa yang menyakitkan itu, Adera menuliskannya menjadi sebuah lagu.

Sebelum mengeluarkan lagu itu secara resmi, Adera telah lebih dulu membagikan lagu itu melalui surat elektronik alias email pada 3000 pendengarnya.

Para pendengar yang telah mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan lagu itu lebih dulu pun meninggalkan komentarnya di media sosial dan YouTube.

"Ketika gue berkarya dan gue bisa secara pribadi kasih dengar lagu gue dan mendapatkan apresiasi langsung dari pendengar gue, rasanya itu luar biasa," ungkap dia melalui siaran pers yang diterima detikcom, Senin (12/10/2020).

Terlebih, apabila ketika pendengar bisa merasa perasaan yang tengah mereka rasakan terhubung dengan isi dari lagunya. Hal itu memberinya kepuasan tersendiri.

"Apalagi kalau lagunya bisa mewakili perasaan mereka. Itu nggak kebeli sama apapun," ujar Adera lagi.

Adera merupakan penyanyi berusia 34 tahun. Selama berkarier di industri musik, ia telah menelurkan sejumlah lagu, di antaranya Lebih Indah (2011) dan Muara (2017). Dia juga memiliki album berjudul Lebih Indah (2016).

Pria kelahiran 6 Januari 1986 itu merupakan anak dari musisi Ebiet G Ade. Selain bersolo karier, ia juga pernah membuat grup vokal berjudul Boyz II Boys bersama Kunto Aji, Teddy Adhitya dan Beboy.

Sebelum mengeluarkan Aku Harus Pergi, di 2020, Adera juga mengeluarkan lagu Masih Ada Waktu bersama ayahnya, Ebiet G Ade dan adiknya, Segara.

Single Aku Harus Pergi kini telah dapat didengarkan di berbagai layanan musik digital sejak 9 Oktober 2020.



Simak Video "Penantian 8 Tahun Adera Duet Bareng Sang Ayah"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/ass)