Dianggap Rasis, Jalan Penny Lane yang Jadi Inspirasi The Beatles Bakal Dihapus?

Dicky Ardian - detikHot
Sabtu, 20 Jun 2020 09:20 WIB
Paul McCartney di Penny Lane
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Gelombang protes terus terjadi di Amerika Serikat. Meski berada di negara yang berbeda, Jalan Penny Lane yang jadi inspirasi The Beatles kena imbasnya.

Hal itu terjadi karena buntut dari sejumlah tuntutan yang berasal dari masyarakat hingga tokoh penting. Mereka ingin menghapus monumen yang dinilai punya kaitan dengan peristiwa perbudakan di masa lalu.

Jalan Penny Lane menjadi salah satu targetnya. Jalan di Kota Liverpool, Inggris, tersebut dinilai melambangkan sejarah rasisme di dunia.

Mereka tidak mau ada nama Penny yang berasal dari James Penny. Ia dianggap sebagai tuan dari budak-budak.

Saat ini, beberapa rambu-rambu di jalan tersebut dirusak. Mereka mencoret papan nama jalan hingga menuliskan Racist di tembok dengan cat semprot.

Merespons aksi itu, pemerintah setempat saat ini sedang mempertimbangkan penghapusan Jalan Penny Lane. Hal tersebut tentu sulit karena jalan itu menjadi salah satu yang ikonik setelah menjadi inspirasi The Beatles untuk membuat lagu dengan judul yang sama.

Jalan Penny Lane dicoreti rasisJalan Penny Lane dicoreti rasis Foto: dok. BBC


Steve Rotherham, Walikota regional, mengungkapkan pihaknya sedang menelusuri keterkaitan Penny Lane dengan James Penny. Jika terbukti benar keduanya terafiliasi, bukan tidak mungkin nama jalan itu bakal diubah.

"Jika itu sebagai konsekuensi langsung dari jalan yang disebut Penny Lane karena James Penny, maka itu perlu diselidiki," kata Rotherham dikutip dari Loudwire.

"Sesuatu perlu terjadi dan saya akan mengatakan tanda itu dan jalan itu mungkin saja dalam bahaya namanya diganti," ungkapnya lagi.

Sampai saat ini, menurut Steve Rotherham, belum ada bukti yang mengarah pada tudingan tersebut.

[Gambas:Youtube]


Seperti diketahui, Penny Lane menjadi inspirasi The Beatles saat membuat lagu dengan judul yang sama. Single itu dirilis The Beatles pada 1967 dan masuk ke dalam album Strawberry Fields Forever.

Penny Lane menceritakan pengalaman visual Paul McCartney secara psikedelik di jalan tersebut. Saat itu, ia duduk di halte bus menanti rekannya, John Lennon, yang kebetulan tinggal di rumah tak jauh dari lokasi.

(dar/ron)