detikHot

music

Kurangi Pencemaran, Robi Navicula: Buang Sampah ke TPA Bukan Solusi

Kamis, 07 Mei 2020 16:14 WIB Alfi Kholisdinuka - detikHot
Mola TV Foto: Dok. Mola TV
Jakarta -

Bicara mengenai sampah di Indonesia memang tidak akan ada habisnya. Meskipun banyak orang yang sudah mengampanyekan dampak buruk dari penyebaran sampah, masih ada saja orang yang mengabaikan.

Hal ini turut menjadi perhatian Musisi Gede Robi Supriyanto, pentolan band Navicula yang berbasis di pulau bali. Selain jadi pemusik dia juga terdepan dalam isu lingkungan termasuk sampah.

"Sampah rumah tangga kita itu 70% organik, dari potongan sayur, sisa makanan, itu organik, kalau dibiarin di suatu tempat selama tiga minggu itu bisa jadi pupuk, jadi nggak perlu jadi jenius untuk bikin pupuk," ujar Robi.

Menurut Robi dengan mengelola sampah jadi pupuk, selain bermanfaat untuk kesuburan pertanian hal itu juga bisa mengurangi pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA), sehingga tidak mencemari lingkungan.

"Kita tidak buang sampah sembarangan, habis itu orang berpikir udah selesai kan ya, padahal sampahnya itu hanya pindah tempat aja dan TPA tidak pernah menjadi solusi. Semakin lama TPA yang sistem open dumping itu pasti jadi bom waktu kaya contohnya di Bantar Gebang meledak kan," ungkapnya.

"Di Bali kemarin sudah ada kebakaran karena gas metana dari sampah, jadi sebenernya solusi pemerintah mengumpulkan sampah dan membuangnya ke TPA itu bukan solusi, itu gagasan primitif lah," jelasnya.

Robi menilai sampah tersebut haruslah dikelola dengan baik. Jika hal tersebut dilakukan tiap daerah bisa menyelamatkan lingkungannya.

"Jadi sampah itu harus dikelola, itu kemarin waktu hobi-hobi nge-blog, kita hitung-hitungan, kalau Bali mengelola sampahnya full itu tahun 2012 kira kira berapa duit, kita itungan abal-abalnya itu bis Rp 4,3 triliun hanya dari pengelolaan sampah. Jadi itu menyelamatkan sampah juga," pungkasnya.

Penasaran dengan kelengkapan cerita memanfaatkan sampah dari Robi Navicula? Kisah Robi selengkapnya bisa Anda tonton dalam acara Blusukan Butet Kartaredjasa: Robi Navicula Pemusik Grunge yang Petani.

Semua itu bisa dilihat melalui paket Corona Care Mola TV. Dalam program ini, Mola TV mengajak masyarakat untuk turut peduli melalui Corona Care, sebuah program yang bertujuan untuk membantu pemerintah melawan wabah virus COVID-19 di Indonesia.

Program ini dapat disaksikan juga dengan memberikan sumbangan yang beragam mulai dari Rp 0 (melalui donasi doa) hingga Rp 5 juta. Nantinya untuk setiap sumbangan yang diterima, akan digandakan oleh Mola TV lalu disalurkan kepada BNPB dan PMI untuk membantu perjuangan melawan Corona.




Simak Video "Terciduk! 2 'Petugas Kebersihan' di Cianjur Buang Sampah ke Sungai"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com