Tongkrongan yang Membentuk Jati Diri Ipang Lazuardi

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikHot
Senin, 27 Apr 2020 15:01 WIB
Ipang Lazuardi
Foto: Ipang Lazuardi
Jakarta -

Memilih tongkrongan (kegiatan berkumpul bersama teman) bisa membentuk jati diri dari seseorang. Tentunya setiap tongkrongan akan bisa memberikan perspektif dan pelajaran berbeda-beda mengenai kehidupan. Contohnya seperti kisah tongkrongan dari Ipang Lazuardi yang diangkat Iwa K dalam program Malam Indah yang tayang di Mola TV.

Saat berbincang dengan Iwa K, Ipang membeberkan dari tongkrongan ia dapat membentuk jati diri melalui referensi-referensi yang ada di tongkrongan.

"Tapi justru belajarnya dari situ (tongkrongan). Kalau lu ngomong masalah jati diri akhirnya kita kan bisa menemukan beberapa referensi dari situ. Kalau buat gue ya, gue harus menilai dan memilih harus kaya referensi apa yang gue ikutin ya gara-gara tongkrongan," ujar Ipang.

Kemudian dari tongkrongan tersebut, rasa tanggung jawab dan pemahaman mengenai sikap yang harus diambil olehnya juga bisa dipelajari.

"Artinya ketika misalkan dia ngomong sedikit aja, mungkin saat itu gue belom ngerti statementnya dia, tanggung jawab, ataupun disiplin. Nah, justru dari situ belajarnya," imbuh Ipang.

Dari tongkrongan pula Ipang memiliki inspirasi dalam berkarya. Awalnya ia merasa kalau orang tua saat ia muda dulu menganggap negatif kegiatan nongkrong. Sehingga saat ia ingin berkumpul dengan teman-temannya ia harus memberanikan diri melawan stigma tersebut. Dari pengalaman nongkrong itulah salah satu lagu dibuat Ipang judul 'Berani'.

"Dulu orang tua nganggep nongkrong itu hal yang negatif. Untuk keluar rumah sampe ngebohong aja itu keberanian buat gue. Sebenarnya kalau kita relate ke lagu 'Berani', ada analogi hujan itu turun dari langit. Itu analogi untuk rezeki yang turun tanpa bisa dihentikan. Namun untuk menjemput rezeki tersebut kita kan butuh keberanian," ungkap Ipang.

Kisah lengkap mengenai Ipang Lazuardi tersebut dapat disaksikan dalam program Malam Indah: Ipang, Dinar, Ras Muhammad di Mola TV. Iwa K juga mengajak bintang tamu untuk berbincang sambil makan ketoprak di pinggir jalan.

Tayangan Malam Indah dan acara lain di Mola TV bisa disaksikan dalam paket langganan Corona Care Mola TV yang dapat diakses dengan cara berdonasi mulai dari Rp 0 (dengan donasi doa) hingga Rp 5 juta. Melalui program Corona Care, Mola TV mengajak masyarakat untuk turut peduli membantu pemerintah melawan wabah virus COVID-19 di Indonesia.

Nantinya setiap sumbangan tersebut akan digandakan oleh Mola TV dan disalurkan kepada BNPB dan PMI untuk membantu perjuangan melawan wabah virus Corona.

(prf/ega)