detikHot

music

Digugat Asosiasi Musik, Benarkah Apple Kecolongan Edarkan Lagu Bajakan?

Rabu, 01 Apr 2020 15:26 WIB Dicky Ardian - detikHot
Apple Store Apple Foto: Reuters/Stephen Lam
Jakarta -

Tiba-tiba saja Apple mendapat gugatan dari sejumlah asosiasi musik di California, Amerika Serikat. Perusahaan itu dituding mengedarkan lagu pop dan jazz bajakan di iTunes Store.

Bukan cuma Apple, tuduhan juga dialamatkan ke Adasam Limited sebagai distributor musik melalui Pengadilan Northern District of California.

Dalam kasus itu, SA Music, The Harold Arlen Trust, Ray Henderson Music CO dan Four Jays Music Company adalah penggugatnya, dikutip dari laman Apple Insider.


Mereka menuding Apple menjual lagu era 1920 hingga 1960-an yang didapatkan tanpa izin resmi dan hak mengedarkan.

Salah satu lagu yang diduga diedarkan secara ilegal adalah 'Stormy Weather' dari Lena Horne. Adasam dituding menjualnya seharga 99 sen. Sebelumnya, diketahui RCA yang memegang lisensi lagu itu menjualnya seharga 1,29 US$.

"Semua ini dengan jelas menunjukkan bahwa Adasam melakukan operasi musik bajakan secara besar-besaran. Apple mengetahui hal tersebut, atau memilih untuk mengabaikan, bahwa ada bukti pembajakan dan berpartisipasi dalam pelanggaran skala besar," demikian bunyi tuntutan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pihak Apple.




Simak Video "YouTube Music Tak Ingin Ambil Porsi Besar untuk Saingi Spotify Cs"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com