Tashoora Kisahkan Perjuangan Mereka yang Bangkit dari Luka Lewat 'Sintas'

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Jumat, 13 Mar 2020 14:09 WIB
Tashoora
Foto: Antonius Dian/ dok. Tashoora
Jakarta -

Bukanlah hal yang mudah bagi seorang penyintas untuk kembali bangkit setelah ditempa konflik dan persoalan yang menderanya di masa lalu.

Kisah perjuangan para penyintas itu didokumentasikan oleh Tashoora lewat lagu 'Sintas'. Lagu tersebut menjadi single baru dari band asal Yogyakarta yang kini bermukim di Jakarta itu.

Band beranggotakan Danang Joedodarmo, Dita Permatas, Gusti Arirang dan Ikhwan Hastanto itu mencoba menangkap kisah bangkitnya para penyintas yang kemudian justru berkontribusi pada persoalan kemanusiaan di sekitarnya.

"Selain harus menghadapi trauma dan berdamai dengan diri sendiri, para penyintas juga berhadapan dengan masyarakat yang terjebak pada stigma-stigma yang merendahkan. Untuk menjadi lebih kuat, kita harus berjalan bersama-sama, saling menguatkan," kata Danang melalui siaran pers yang diterima detikHOT.



'Sintas' merupakan proyek kerja sama dengan Narasi dan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Universitas Paramadina. Lagu itu akan menjadi lagu tema dari serial dokumenter 'The Invisible Heroes' yang memotret kehidupan rekam jejak perjuangan para penyintas konflik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam lagu tersebut, Tashoora menggandeng Heston Prasetyo sebagai produser. Menurut personel band itu, proses penggarapan 'Sintas' terbilang cepat.

"Awalnya ketemu Heston untuk bicara soal isu dan ide-ide, kemudian ditindaklanjuti dengan workshop dua kali. Langsung jadi, sepakat direkam," ungkap Dita.

Selain menjadi lagu pertama yang dikeluarkan Tashoora pada 2020, 'Sintas' juga menandai bergabungnya Ikhwan Hastanto dalam grup tersebut.



Simak Video "Film Inspiratif Penyandang Disabilitas"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/imk)