ADVERTISEMENT

Sebelum Meninggal, Rama Aiphama Sempat Keluhkan Asam Lambung

Hanif Hawari - detikHot
Rabu, 11 Mar 2020 13:13 WIB
Rama Aiphama (Screenshot Youtube)
Foto: Rama Aiphama (Screenshot Youtube)
Jakarta -

Rama Aiphama meninggal dunia di usia 61 tahun. Sebelum berpulang, ia sempat mengeluhkan asam lambung.

"Tidak ada (riwayat sakit). Keluhan asam lambung saja," kata adik Rama Aiphama, Ibrahim bin Syagab Al-Idrus, saat ditemui di rumah duka, kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu, (11/3/2020).

Pada saat itu, Rama Aiphama tidak sempat dibawa ke dokter. Takdir berkata lain, ia pun dipanggil oleh sang pencipta.

"Semalam dia bilang sama anaknya katanya sakit lambung saja. Dia minum obat, lalu rebahan," ungkap Ibrahim.

"Setelah rebahan mungkin saat subuh beliau bangun, mau salat. Saat ke kamar mandi, saat keluar beliau katanya lemas. Ponakan beliau sempat membaringkan dia di kursi, setelah itu habis (tak bernyawa)," pungkasnya.

Sayyid Muhammad bin Syagab Al-Idrus alias Rama Aiphama meninggal dunia pukul 04.30 WIB. Dia akan dimakamkan sore nanti.

Rama Aiphama terkenal lewat beberapa lagunya di era 90-an yaitu 'Dinda Bestari', 'Lambaian Bunga', hingga 'Fatwa Pujangga'. Sosoknya juga lekat dengan pakaian nyentrik yaitu baju yang menjuntai-juntai berwarna warni mecolok dengan topi khas di kepalanya.



Simak Video "Isak Tangis Keluarga Antar Rama Aiphama ke Pemakaman"
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT