Bernyanyi Bersama Efek Rumah Kaca di Konser 'Jalan Enam Tiga'

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Rabu, 29 Jan 2020 07:41 WIB
1.

Bernyanyi Bersama Efek Rumah Kaca di Konser 'Jalan Enam Tiga'

Bernyanyi Bersama Efek Rumah Kaca di Konser Jalan Enam Tiga
Foto: Konser Efek Rumah Kaca (Saras/detikcom)
Jakarta -

Efek Rumah Kaca (ERK) mengeluarkan mini album berjudul 'Jalan Enam Tiga'. Sebagai bentuk perayaannya mereka menggelar konser bertajuk serupa yang bertempat di M Bloc Space, Jakarta Selatan pada Selasa (28/1/2020).

Konser tersebut dibuka dengan penampilan dari Mad Mad Man. Selepas Mad Mad Man turun dari panggung, giliran Soleh Solihun naik ke atas panggung sebagai pemandu acara malam hari itu.

Soleh pun kemudian menceritakan guyonan tentang bagaimana dirinya pertama kali menonton Efek Rumah Kaca pada 2006 silam. Kehadiran Soleh tampaknya merupakan upaya Efek Rumah Kaca agar penonton tidak bosan menunggu. Formula itu terbukti ampuh sebab guyonan Soleh berhasil mengundang gelak tawa.


Tidak lama setelahnya, Efek Rumah Kaca tampil. Secara garis besar, konser mereka semalam dibagi dalam tiga babak.

Babak pertama, mereka membawakan sejumlah lagu dengan tanpa jeda dan aransemen yang terdengar baru dari yang sebelumnya. Lagu-lagu tersebut terdengar saling susun menyusun hingga membentuk rangkaian yang padu.

'Biru' menjadi lagu pembuka dari babak itu. Di album 'Sinestesia', 'Biru' merupakan lagu panjang yang terdiri dari dua lagu, yakni 'Pasar Bisa Diciptakan' dan 'Cipta Bisa Dipasarkan'.

Dalam konser semalam, 'Cipta Bisa Dipasarkan' dibawakan lebih dulu, di tengah-tengah lagu, penggalan lagu 'Jalang' dinyanyikan, barulah disambung oleh 'Pasar Bisa Diciptakan'.

Bernyanyi Bersama Efek Rumah Kaca di Konser 'Jalan Enam Tiga'Foto: Konser Efek Rumah Kaca (Saras/detikcom)



'Merah', potongan 'Hijau' di bagian hook, 'Nyala Tak Terperi' yang merupakan fragmen dari lagu 'Jingga', 'Di Udara' dengan aransemen baru, 'Ada' yang merupakan fragmen lagu 'Putih', 'Melankolia', 'Kuning', dan 'Desember' versi aransemen Pandai Besi menjadi rangkaian lagu yang dibawakan setelahnya.

Repertoire di babak pertama yang serupa susunan lagu tersebut ditutup dengan 'Mosi Tidak Percaya' dengan aransemen baru. Bisa dibilang penampilan ERK di babak pertama terdengar begitu eksploratif namun sekaligus memukau.