detikHot

Wawancara Eksklusif

'Omne Trium Perfectum' Jendela Melihat Personel RAN Lebih Personal

Minggu, 10 Nov 2019 10:45 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Foto: Dyah Paramita Saraswati Foto: Dyah Paramita Saraswati
Jakarta - Terhitung sejak mereka dibentuk pada November 2016, trio RAN tahun ini telah menginjak usia 13 tahun berkarya bersama.

Selama 13 tahun itu, Rayi Putra atau Rayi, Anindyo Baskoro atau Nino, dan Astono Handoko atau Asta kerap membuat lagu bersama-sama.

Seringkali membuat lagu bertiga membuat penggemar mereka kurang mengenal pribadi dan arah bermusik masing-masing personel. Padahal ketiganya mengaku memiliki refenrensi dan idealisme yang berbeda dalam musik.

Proyek musik yang dinamain 'Omne Trium Perfectum' lahir dari hal tersebut. RAN ingin para pendengarnya juga bisa mengenal kepribadian dan selera musik masing-masing personel dengan lebih dalam.

"Menjadi sebuah grup tuh ada plus dan minusnya, tapi di antara sekian banyak, yang jadi salah satu ujiannya adalah orang tuh akan kenal sama grupnya, tapi belum tentu masing-masing personelnya," terang Nino ditemui di Titik Temu, M Bloc, Jakarta Selatan.

Oleh sebab itu, pada proyek tersebut, masing-masing personel RAN mengeluarkan karyanya masing-masing. Proyek itu dibuka oleh dirilisnya lagu 'Ain't Gonna Give Up' yang ditulis oleh Rayi.

Lagu tersebut berkisah mengenai bagaimana seseorang mencoba terus menghidupkan semangatnya tanpa menyerah pada keadaan. Inspirasinya berangkat lika-liku yang dihadapi Rayi saat menyelesaikan pendidikan formal di Perguruan Tinggi.

'Omne Trium Perfectum' Jendela Melihat Personel RAN Lebih PersonalFoto: Pradita Utama




Menyusul setelahnya, dirilislah 'Saling Merindu' yang ditulis oleh Asta baru-baru ini. Sedangkan lagu buatan Nino baru akan diluncurkan pada Desember 2019.

'Saling Merindu' merupakan lagu pertama yang liriknya ditulis oleh Asta. "Untuk lirik, biasanya Rayi dan Nino yang tulis, jadi ada satu tantangan dimana saya membikin tema cerita terus menulis sebagian besar liriknya," cerita Asta.

Rilisnya 'Saling Merindu' berbarengan dengan dibukanya kedai kopi Titik Temu di M Bloc, Jakarta Selatan dimana Asta menjadi salah satu pemiliknya. Sebelumnya, Titik Temu telah memiliki dua kedai yang terletak di Seminyak, Bali dan Jenggala, Kebayoran Baru.

Nama 'Omne Trium Perfectum' berangkat dari sebuah jargon yang berarti, "Everything that comes in three is perfect". Nino menjadi orang pertama yang mengusulkan nama itu, kemudian di setujuin oleh rekan satu bandnya.

"Bukan ingin bilang kami sempurna, tapi harapannya adalah kami bisa menjadi elemen yang membuat RAN sempurna. Karena RAN itu adalah Rayi, Asta, Nino," kata Nino.





Simak Video "Eksklusif! 13 Tahun RAN dan Proyek Omne Trium Perfectum"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/kmb)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com