detikHot

music

Banyak yang Nyinyir, Musik untuk Republik Harapkan Perdamaian Bangsa

Jumat, 04 Okt 2019 15:40 WIB Dicky Ardian - detikHot
Foto: Musik untuk Republik Foto: Musik untuk Republik
Jakarta - Konser Musik untuk Republik mendapat banyak kritikan. Beberapa orang menyebut kurang pas menggelar acara musik di saat negara mengalami banyak masalah.

Namun Raiden Soedjono, Ketua Panitia Musik untuk Republik mengatakan niat membuat konser tersebut hanya untuk menciptakan perdamaian bangsa.

"Konser kami jelas membawa pesan persatuan dan perdamian anak bangsa, tapi mereka terus nyinyir. Sementara mereka menutup mata untuk konser-konser lain yang sifatnya hura-hura dan orientasi profit," kata Raiden saat dihubungi wartawan.

"Bagi kami persatuan dan perdamian ini harga mati tidak bisa ditawar. Saya bingung kenapa aksi kami masih dinyinyirin," sesalnya.




Beberapa waktu lalu, netizen ramai nyinyir ke beberapa artis pendukung Musik untuk Republik. Komentar pedas disampaikan setelah musisi bertamu ke Istana menemui Presiden Joko Widodo.

Raiden mengungkapkan pertemuan itu beragendakan dialog. Pihaknya menolak disebut meminta dukungan atau dana dari Jokowi.

"Pak Jokowi menawarkan apa yang bisa dibantu, kita tolak mentah-mentah. Karena gerakan ini harus bersih dari kepentingan apapun. Kalau ada yang tidak suka, mungkin mereka anti-Pak Jokowi atau memang mereka tidak suka kita bersatu, ini tugas kita untuk membangunkan kesadaran mereka," ungkapnya.


Simak Video "Cerita Cinta Laura Sukses Melenggang di Kancah Musik Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com