detikHot

music

Para Musisi Ini Pernah Dipenjara karena Jadi Aktivis

Minggu, 29 Sep 2019 09:40 WIB Dicky Ardian - detikHot
Foto: Dok. Instagram/wearepussyriot Foto: Dok. Instagram/wearepussyriot
Jakarta - Ananda Badudu ramai menjadi perbincngan setelah dijemput oleh polisi untuk dimintai keterangannya terkait aksi demo beberapa waktu lalu. Namun, tahukah kamu ada beberapa musisi yang pernah dipenjara karena jadi aktivis?

detikHOT mencoba merangkum beberapa musisi mancanegara yang pernah mencicipi dinginnya lantai hotel prodeo, karena menjadi aktivis. Berikut adalah musisi yang pernah dipenjara karena menjadi aktivis yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Chrissie Hynde

Chrissie Hynde, personel The Pretenders, pernah mengalami penangkapan itu. Ia ditangkap polisi pada 2003 di Paris. Kala itu, Chrissie Hynde melakukan protes bersama pencinta hewan, PETA, kepada KFC.

Mereka menganggap KFC melakukan penyembelihan ayam secara sadis. Chrissie Hynde dan PETA bahkan memblokir jalan dan mengecat jendela KFC dengan warna merah darah.


2. Tom Morello

Nasib serupa juga pernah dialami Tom Morello. Gitaris Audioslave itu pernah ditahan pada 2006 bersama 400 peserta aksi lainnya yang membela hak pekerja imigran.

Tom Morello menilai hak dan gaji yang diterima para pekerja yang kebanyakan bekerja di hotel itu tidak sebanding. Sementara tempat mereka bekerja dinilai merauk keuntungan besar atas tindakan itu.


3. Paul Simonon

Paul Simonon dari The Clash juga pernah dipenjara karena protesnya. Ia ditangkap ketika menghampiri kilang minyak dengan menggunakan kapal milik Greenpeace MV Esperanza pada 2011.

Tujuan mereka adalah kilang minyak milik Leiv Eriksson. Paul Simonon menanyakan mengapa minyak mereka bisa tumpah ke laut yang menyebabkan kerusakan alam.

"Tapi mereka malah memanggil pihak yang berwajib untuk menangkapi banyak orang di antara kami," kata Paul.


4. Joan Baez

Tak cuma sekali, Jaon Baez pernah dua kali ditahan karena aksinya memprotes perang Vietnam. Musisi folk satu ini ditahan setidaknya satu bulan selama dua kali pada 1967, karena memblokir akses masuk Armed Forces Induction Center di Oakland, California.


5. Pussy Riot

Yang terakhir adalah Pussy Riot yang menyita perhatian pada pertandingan Final Piala Dunia 2018 di Rusia. Mereka kompak sebagai band melawan presidennya sendiri, Putin.

Itu juga bukan aksi pertama mereka. Pussy Riot juga pernah melakukan protes di depan gereja dan yang lainnya. Atas aksinya itu, mereka sudah menjadi langganan untuk keluar masuk penjara.




Simak Video "Penangkapan Ananda-Dandhy, ICJR: Jangan Kriminalisasi Aktivis"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/mau)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com