detikHot

music

Penampilan Membius Rad Museum dan Dean di We The Fest

Jumat, 19 Jul 2019 22:45 WIB Delia Arnindita Larasati - detikHot
Foto: Muhammad Ridho Suhandi Foto: Muhammad Ridho Suhandi
Jakarta - Hal yang membuat We The Fest berbeda dari festival musik lain adalah keberagaman musik yang dihadirkan. Setiap tahunnya, selalu ada musisi Korea Selatan yang diundang untuk tampil di hadapan fans Indonesia di JIEXPO Kemayoran, Jumat (19/7).

Seperti tahun ini, dengan keberadaan Rad Museum dan Dean. Genre Korean Indie pun diperkenalkan kepada para penikmat festival yang tak familiar dengan genre tersebut.

Dan ternyata, keberadaan mereka pun cukup menyita perhatian pengunjung We The Fest. Tepat pukul 19.30 WIB, Rad Musum mengawali penampilan di panggung utama We The Fest dengan lagu andalannya, 'Dancing in the Rain'.

Penonton pun sukses diajak bergoyang dengan lantunan musik slow R&B dan suara lembut Rad Museum. 'Over the Fence' dan 'Woman' pun seakan memaksa mereka untuk menggoyangkan kepala mengikuti irama.

Namun sayang, penampilan Rad Museum harus diakhiri setelah 4 lagu. Ia pun berpamitan dengan menaikkan tempo musik lewat 'Mad Kid', dan mengajak penonton bergoyang.

Setelah Rad Museum meninggalkan panggung, teriakan fans menyambut nyaring kehadiran Dean ke atas panggung. Tanpa basa-basi, musisi kelahiran 1992 tersebut membuka penampilan dengan 'Put My Hands on You'.


Tonton juga video "WTF 2019 Day 1: DEAN Bikin Histeris, Troye Sivan Jadi Penutup yang Indah"

[Gambas:Video 20detik]





Berbeda dengan Rad Museum yang menyajikan musik lebih lembut, gaya musik R&B Dean lebih mengundang penonton untuk melompat mengikuti irama musik. Dean pun lebih banyak berinteraksi singkat dengan penonton, seperti mengomentari cuaca Jakarta yang cukup panas, hingga mengajak mereka ikut menyanyi.

Mulai dari 'Put My Hands on You' hingga 'Love' dan 'Bony & Clyde' dibawakan dengan apik oleh Dean. Melihat fans yang ikut bersemangat karena lagunya, Dean pun tampak ikut menikmati penampilannya di atas panggung.

Seperti saat menyanyikan lagu 'Pour Up', Dean tampak ikut menari mengikuti musik di atas panggung. Fans semakin dibuat heboh saat 'Half Moon', 'Instagram' dan 'I'm Not Sorry' dibawakan.

Dengan kepopuleran K-Pop yang mulai mendunia, Dean dan Rad Museum membuktikan bahasa kini tak lagi menjadi halangan untuk menikmati musik. Penonton tetap terbius dengan suara dan lagu yang mereka bawakan, bahkan ikut menyanyikan lagu walaupun dengan pengetahuan lirik yang pas-pasan.
(dal/dar)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed