detikHot

music

Setelah 23 Tahun, Detektif Buka Nama Pria yang Diduga Bunuh Tupac Shakur

Senin, 17 Jun 2019 13:37 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Patung lilin Tupac Shakur di Madame Tussauds. Foto: Rachel Murray/Getty Images  for Madame Tussauds Hollywood Patung lilin Tupac Shakur di Madame Tussauds. Foto: Rachel Murray/Getty Images for Madame Tussauds Hollywood
Jakarta - Investigator dari LAPD, Greg Kardin, yang dulu menangani kasus kematian Tupac Shakur akhirnya buka suara mengenai siapa pria yang diduga kuat sebagai pembunuhnya.

Ia meyakini rapper legendaris itu dibunuh oleh pria bernama Orlando 'Baby' Anderson pada 1996.

"Anderson adalah pria yang bertengkar dengan Tupac pada sore hari sebelum kejadian. Ia kembali dan membalas bersama krunya," kata Kading pada Today Australia dikutip dari Metro, Senin (17/6/2019).

Memang ada sejumlah teori penggemar yang meyakini bahwa Tupac sebenarnya masih hidup. Kardin memilih tidak mempercayai teori konspirasi tersebut.

Bagi Kardin, Anderson sebagai anggota rival dari geng South Compton Crip, adalah orang yang diduga kuat membunuh Tupac.

Kini, Anderson juga telah meninggal dunia dalam pertengkaran antar geng pada 1998.
(srs/dar)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed