Yovie Ogah Nyontek David Foster
Rabu, 20 Jul 2005 18:49 WIB
Jakarta - Tahun 1992 David Foster pernah merilis album 'A Touch of David Foster'. Gara-gara nama album itu Yovie jadi mengubah nama solo albumnya dari 'A Touch of Yovie', jadi 'A Portrait of Yovie'. "Takut dibilang nggak orisinil," ujarnya. 'A Portrait of Yovie' merupakan kumpulan lagu-lagu Yovie yang pernah menjadi hits di berbagai tangga lagu. Mulai dari 'Bila Ku Ingat' milik Lingua yang pernah hits di tahun '90-an sampai 'Janji di Atas Ingkar' dibawakan Audy yang rilis tahun 2002 lalu ada di album ini."Lingua salah satu pembaharu di dunia musik. Waktu itu belum ada trio yang isinya dua laki-laki dan satu perempuan. Saya sengaja memasukkan lagu itu biar orang ingat lagi,"Selain delapan lagu lama Yovie juga menawarkan empat karya terbarunya dalam album yang dirilis oleh Sony BMG itu. Di antaranya ada 'Tak Mungkin Bersatu' yang dinyanyikan Pinkan Mambo, dan 'Salahi Aku' (Ku Jatuh Cinta Lagi) yang dibawakan oleh Rio Febrian. Judul lagu yang disebutkan terakhir adalah single jagoan album 'A Portrait of Yovie'. Satu lagu baru lain yang menurut Yovie cukup istimewa adalah lagu 'Tak 100 Persen' yang dinyanyikan oleh Astrid. Astrid sebelumnya sudah dikenal lewat lagu 'Ratu Cahaya' yang menjadi soundtrack 'Tusuk Jelangkung'"Tak 100 Persen agak berbeda dari lagu-lagu lain yang ada di album ini. Saya membuat aransemennya sesuai dengan karakter suara Astrid yang agak mirip suara Bjork," jelas pentolan Kahitna itu.Menurut Yovie secara musikalitas ia sangat puas dengan album yang digarapnya selama enam bulan itu. Tapi katanya album tersebut belum menggambarkan siapa Yovie sebenarnya. Setelah 'A Portrait of Yovie' musisi berusia 37 tahun ini berencana membuat seri kedua album yang berisi lagu-lagu hitsnya. Kapan itu terwujud? "Saya tidak punya target apakah tahun depan atau kapan mengalir saja," tutupnya. (eny/)











































