R Kelly Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Lagunya Dihapus Spotify

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Jumat, 11 Mei 2018 15:47 WIB
R Kelly. Foto: Getty Images
Jakarta - Layanan streaming musik Spotify memutuskan untuk tidak lagi memasukan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh R Kelly ke dalam playlist lagu resmi mereka. Spotify juga telah memutuskan untuk berhenti mempromosikan lagu R Kelly kepada para penggunanya.

Keputusan itu diberlakukan berdasarkan peraturan terbaru dari Spotify mengenai konten kebencian.

"Ketika seorang artis atau kreator melakukan sesuatu yang membahayakan dan mengandung kebencian (misalnya, kekerasan terhadap anak atau pelecehan seksual), ini mungkin akan berpengaruh pada bagaimana kami bekerja dan mendukung mereka," tulis keterangan Spotify sebagaimana dikutip dari Variety, Jumat (11/5/2018).

Dengan keputusan tersebut, Spotify tidak akan lagi merekomendasikan lagu dan album R Kelly kepada penggunanya. Misalnya, tidak akan memasukan karya dari pelantun 'I Believe I Can Fly' tersebut dalam fitur Discover Weekly.

Meski demikian, lagu-lagu milik R Kelly masih bisa diminati di layanan musik tersebut.

"Kami tidak mensensor konten kami berdasarkan prilaku dari artis dan pencipta konten, kami hanya ingin mengambil keputusan sesuai dengan nilai yang kami anut," ungkap pihak Spotify.

Di sisi lain, perwakilan dari R Kelly, melalui sebuah keterangan, mempertanyakan keputusan yang diambil oleh Spotify tersebut.

"R Kelly tidak pernah menyebarkan kebencian dan lirik yang ditulisnya mengekspresikan cinta dan gairah. Ia telah 30 tahun menulis tentang hal itu. Ia tidak bersalah terhadap tuduhan yang dilayangkan padanya dari musuhnya. Ia juga tidak sedang terlibat dalam kasus hukum," tulis keterangan tersebut.

"Spotify memiliki hak untuk mempromosikan musik apapun yang mereka pilih. Di sisi lain, Spotify masih saja mempromosikan sejumlah artis yang pernah berurusan dengan hukum dan artis yang memiliki lirik tentang kekerasan," tambahnya.

Selain R. Kelly, Spotify juga melakukan hal yang sama kepada XXXTentacion. Menanggapinya, XXXTentacion mengunggah respons berisikan pernyataan apakah Spotify juga akan berhenti mempromosikan sejumlah nama artis yang pernah berkasus?

Pada 2002 silam, R. Kelly memperoleh tuduhan perihal kasus pornografi terhadap anak di bawah umur. Ia dibebaskan dari tuduhan tersebut pada 2008.

Tidak hanya sekali, di 2017, R Kelly tersandung kasus pelecehan seksual pada anak di bawah umur. Sedangkan bulan lalu, tepatnya April 2018, seorang perempuan asal Dallas mengatakan bahwa R Kelly telah memanipulasinya secara emosional dan menularkan penyakit seksual padanya.

(srs/nu2)