DetikHot

music

Jadi Polemik, Bekraf Beberkan Kronologi Dukungan ERK Tampil di SXSW 2018

Jumat, 09 Mar 2018 14:25 WIB  ·   Mauludi Rismoyo - detikHOT
Jadi Polemik, Bekraf Beberkan Kronologi Dukungan ERK Tampil di SXSW 2018 Foto: Efek Rumah Kaca (M.I.F. Harahap)
Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf) memaparkan kronologi secara lengkap terkait dukungan keberangkatan Efek Rumah Kaca (ERK) ke South by Southwest (SXSW) 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat. Bekraf tak ingin kabar ERK ke SXSW menjadi liar.

Seperti diketahui, ERK menarik diri dari dukungan Bekraf karena menganggap harga tiket kemahalan. Setelah lama menjadi polemik, berikut pernyataan lengkap dari Bekraf terkait dukungan terhadap ERK tampil di AS:

1. Belajar dari pengalaman SXSW 2017, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sejak awal menyampaikan kepada kelompok/musisi yang terpilih oleh SXSW bahwa Bekraf hanya dapat mendukung sampai dengan maksimal 5 orang per kelompok band. Hal ini mengingat Bekraf juga harus mengalokasikan dukungan terhadap Paviliun Indonesia di SXSW Trade Show yang akan dipakai oleh delegasi Indonesia lainnya yang didukung Bekraf.

2. Pada saat komite juri SXSW 2018 menetapkan ERK lolos seleksi dan kurasi, James Minor, Music Director SXSW 2018 juga menghubungi Bekraf untuk menanyakan total jumlah personil ERK yang akan tampil di panggung. Pihak Komite SXSW menyarankan kepada Bekraf agar personil musik yang tampil di panggung maksimal 5 orang mengingat keterbatasan ukuran panggung yang akan digunakan oleh band Efek Rumah Kaca nanti di SXSW 2018.

3. Bekraf kemudian menghubungi ERK (Dimas Ario) melalui telepon untuk menyampaikan pesan dari komite SXSW tersebut. Bekraf menerima konfirmasi bahwa ERK bersedia untuk tampil hanya dengan core member 4 orang.

4. Pihak ERK juga menyampaikan bahwa rombongan ERK yang akan berangkat ke SXSW 2018 berjumlah 9 orang untuk membantu core member meski begitu pihak ERK tidak menolak kebijakan Bekraf tentang jumlah maksimal delegasi yaitu hanya 5 orang personil yang bisa didukung Bekraf.

5. Komite SXSW kemudian membuatkan akun penampil untuk ERK di dalam sistem mereka.

6. ERK kemudian mengirim email ke Bekraf untuk mendaftarkan 5 nama delegasi beserta semua persyaratan pengurusan visa ke Kedutaan Amerika Serikat yakni atas nama Airil Nur Abadiansyah, Akbar Bagus Sudibyo, Dito Budi Trianto, Muhammad Rizky Lazuardi dan Muhammad Asranur.

7. ERK juga menyampaikan kepada Bekraf agar dapat memberi info apabila akan melakukan pemesanan tiket karena direncanakan 5 nama personil ERK yang didukung Bekraf berencana memperpanjang kunjungan ke New York dari SXSW.

8. Hal tersebut diperlukan oleh ERK untuk mengatur permohonan perbedaan tanggal kepulangan, mengingat Bekraf hanya menyediakan tiket Jakarta - Austin - Jakarta untuk seluruh delegasi Indonesia yang berangkat ke SXSW 2018 dengan rencana perjalanan ke SXSW 208 di Austin dan kunjungan ke KJRI terdekat di Houston. Penyediaan perjalanan Jakarta - kota pelaksanaan kegiatan - Jakarta untuk seluruh rombongan delegasi disyaratkan guna tertibnya laporan pertanggungjawaban dan audit penggunaan anggaran negara nantinya.

9. Kemudian, delegasi ERK berjumlah 9 orang mendapat kesempatan wawancara pengajuan visa di Kedutaan USA secara bersama-sama. Dari proses ini, 6 orang delegasi mendapat formulir hijau (berarti akan diminta
datang kembali untuk memberi tambahan informasi sebelum pejabat berwenang memberi keputusan) dan 3 orang mendapat formulir kuning (akan dikenakan proses administrasi tambahan).

10. Setelah proses wawancara ini, pihak ERK mengabarkan kepada Bekraf bahwa mereka harus menambahkan keterangan di formulir hal-hal tambahan yang berkaitan dengan ERK karena dalam isian belum ditemukan sangkut paut/penjelasan terhubung dengan rencana ERK mengajukan visa untuk menjadi penampil non-komersial yang hadir atas undangan SXSW 2018.

11. Oleh karena itu, pihak Bekraf menghubungi pihak SXSW agar dapat mengeluarkan Surat Dukungan agar delegasi ERK dapat memperoleh visa kategori P1 (ijin melakukan kegiatan penampilan selain tampil di SXSW). Namun pihak SXSW menolak karena mereka hanya bersedia menjamin delegasi dalam kaitan kegiatan mereka di SXSW saja, sesuai dengan kewenangan mereka sebagai pihak pengundang.

12. Bekraf juga berupaya memohon bantuan kepada Kedutaan dengan mengajukan nama-nama delegasi ERK yang akan berangkat melalui surat elektronik. Namun permohonan bantuan tersebut tidak dapat disanggupi mengingat kewenangan memberi rekomendasi visa jenis P1 adalah kewenangan Homeland Security USA.

13. Melalui korespondensi intens dengan pihak panitia SXSW, kemudian ditetapkan delegasi ERK akan mengulang proses pengajuan permohonan ke visa jenis B1, yakni ijin yang hanya berlaku untuk memenuhi undangan tampil di SXSW saja.

14. Ringkasnya, proses pengajuan visa 9 delegasi ERK akhirnya lolos dan selanjutnya diteruskan dengan proses pemesanan tiket ke Bekraf untuk 5 anggota delegasi dari ERK.

15. Dalam proses pemesanan tiket untuk delegasi ERK ini, ERK dapat berkomunikasi dengan pihak travel penyedia tiket untuk mendapatkan penjelasan sejelas-jelasnya tentang harga tiket yang akan dibeli untuk
keberangkatan ERK dari Jakarta ke SXSW 2018. (kami juga akan sampaikan kesempatan kepada pihak-pihak yang berkepentingan lainnya untuk melakukan pemeriksaan silang kepada pihak terkait).

16. Kepada pihak ERK juga telah dijelaskan bahwa perbedaan harga tiket disebabkan perbedaan jenis tiket yang dipesan: harga yang dilihat secara online adalah harga tiket promo ekonomi yang memiliki keterbatasan dan apabila terjadi perubahan jadwal oleh penumpang dapat menyebabkan penumpang yang bersangkutan dikenakan denda yang melebihi harga jenis tiket Flexible yang akan dibeli oleh Bekraf untuk ERK. Tiket Fleksibel memberikan keleluasaan bagi penumpang untuk mengubah jadwal penerbangan tanpa dikenakan denda atau biaya tambahan.

17. Dalam proses keberangkatan, berbagai pertimbangan juga dilakukan dan dikomunikasikan Bekraf kepada para pelaku kreatif mengingat perjalanan Jakarta - Austin - Jakarta tidak memiliki penerbangan langsung dan rata-rata harus melalui 2 kali perhentian, terjadi pertimbangan dalam penentuan atau pengubahan jadwal terhadap aspek-aspek berikut: lama penerbangan, keleluasaan beban bagasi, keberadaan perwakilan Indonesia di kota transit di sana mengingat logistik yang dibawa delegasi, dan lain-lain.

18. Kebijakan ini dilakukan oleh Bekraf karena dalam sistem keuangan negara, penggantian biaya tambahan tidak dapat dipertanggungjawabkan untuk mendapat penggantian. Karena itu, agar tidak menimbulkan masalah apabila penerbangan harus mengalami perubahan bagi para pelaku kreatif yang mendapat dukungan dari Bekraf, kami memberlakukan pemesanan tiket kategori fleksibel.

19. Untuk memberangkatkan 5 orang delegasi ERK, karena menggunakan dana negara, Bekraf harus mengajukan surat ijin atas nama masing-masing ke Sekretariat Negara dan invoice tiket atas nama yang bersangkutan harus menjadi lampiran dalam lembar pertanggungjawaban yang nantinya menjadi dokumen pemeriksaan keuangan negara.

20. Karena hal ini, Bekraf tidak berwenang menyerahkan seluruh anggaran tiket perjalanan 5 delegasi kepada ERK untuk digunakan membeli tiket lebih dari 5 orang. Sebab aturan point no. 18 akan membuat Bekraf melanggar aturan keuangan pemerintahan.

21. Bekraf tetap menghargai keputusan ERK dan mendukung sepenuhnya keikutsertaan Band Efek Rumah Kaca di Festival SXSW 2018 sebagai bagian dari delegasi Indonesia.

22. Selamat dan sukses untuk ERK di SXSW 2018. Terima kasih atas perhatiannya. Untuk mengetahui seluruh daftar nama delegasi Indonesia yang akan hadir di SXSW 2018 silakan mengunjungi https://www.sxsw.com/


(mau/kmb)

Photo Gallery
1 1 2 3 4
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed