DetikHot

music

Musisi Butuh Perhatian Lebih Besar Lagi dari Pemerintah

Kamis, 08 Mar 2018 22:07 WIB  ·   Hanif Hawari - detikHOT
Musisi Butuh Perhatian Lebih Besar Lagi dari Pemerintah Foto: Konferensi Musik Indonesia (Hanif Hawari)
Ambon - Konferensi Musik Indonesia (KAMI) sudah berjalan dua hari. Mengundang beberapa musisi dan lembaga pemerintahan, topik yang dibahas pun cukup serius mengenai kemajuan industri musik tanah air kedepannya.

detikHOT pun mendapat kesempatan untuk mengikuti serangkaian acara Konferensi Musik Indonesia tersebut.

Jika ditarik benang merahnya, para musisi rupanya butuh perhatian lebih dari pemerintah. Sebab, menurut mereka pemerintah masih kurang mendukung penuh setiap kegiatan yang ingin dilakukannya.

"Harus berterima kasih besar kepada industri rokok ironisnya. Karena yang lebih mendukung industri musik di Indonesia itu justru perusahaan rokok. Nah pemerintah di sini perannya terlambat. Bahkan hampir di bawah sedikit sekali. Makanya kalau saat ini pemerintah bilang kita mendukung dengan ini dengan itu, kebanyakan hanya sebatas retorika," tutur salah satu manager band sekaligus pengamat musik, Wendy Putranto kepada detikHOT saat ditemui di Taman Budaya Ambon, Maluku, Kamis (8/3/2018).

Wendy melanjutkan, peran pemerintah yang disebut lambat itu terjadi karena birokrasi pengajuan untuk musisi yang ingin didukung dan dibiayai oleh pemerintah dalam setiap ajang musik sangat menyulitkan bagi mereka. Itulah salah satu alasan mengapa para musisi tanah air tidak pernah berharap kepada pemerintah, melainkan ke salah satu perusahaan swasta yang sudah jelas ingin membantunya.

"Pemerintah agar membuat regulasi yang memudahkan musisi-musisi Indonesia yang akan tampil di luar negeri dan membuat mereka mendapatkan dukungan yang gampang aja. Jangan disuruh dengan birokrasi yang ribet. Memang mengelola uang negara, tapi bisalah dicari solusinya. Biar tidak perusahaan rokok lagi yang mendukung musisi-musisi konser di luar negeri. Biar itu menjadi konsennya pemerintah. Bukan karena kita semata mata tergantung sama pemerintah aja," pungkasnya.

Tak hanya soal itu, masih banyak lagi poin-poin penting yang dikeluhkan dalam pembahasan Konferensi Musik Indonesia tersebut.

Ingin tahu apa saja? Tunggu berita hanya di detikHOT.


(hnh/dal)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed