DetikHot

music

Melancholic Bitch Sebut Bakal Ada Seri Kedua dari 'NKKBS'

Senin, 23 Okt 2017 12:46 WIB  ·   Dyah Paramita Saraswati - detikHOT
Melancholic Bitch Sebut Bakal Ada Seri Kedua dari NKKBS Melancholic Bitch di Synchronize Festival 2017. Foto: Hanif Hawari
Jakarta - Band asal Yogyakarta Melancholic Bitch baru saja merilis album bertajuk 'NKKBS Bagian Pertama' pada bulan lalu. Meski demikian, mereka sudah berencana akan membuat seri kedua dari album 'NKKBS'.

"Penggarapan materi dua minggu dan itu jadi 20 lagu. Makanya rencananya kan ada volume dua, mau menyelesaikan sisanya ini," ungkap Bassist Richardus Arditya saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

Judul 'NKKBS' sebenarnya merupakan kepanjangan dari Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera yang merupakan jargon dari zaman Orde Baru.

Jika di 'NKKBS Bagian Pertama' Melancholic Bitch banyak menyampaikan pandangan dan kritik sosial, Richardus Arditya mengatakan di bagian keduanya nanti, mereka akan menampilkan respons mengenai album tersebut.

"Jadi gini, Ugo (Ugoran Prasad, vokalis) sempet bilang bahwa di 'Bagian Pertama' adalah kami menyampaikan sesuatu. Nah 'Bagian Kedua' adalah reaksi kami akan tanggapan seseorang atas apa yang kami sampaikan sebelumnya, jadi akan seperti itu," bebernya.

Meski demikian, Richardus Arditya belum mau membocorkan terlalu banyak perihal album 'NKKBS Bagian Kedua' yang rencananya baru akan keluar tahun depan.

"Akan lebih banyak kolaborasi dengan musisi lain. Yang jelas itu yang bisa saya sampaikan saat ini, dan kemungkinan besar itu masih tahun depan," ujarnya.

Setelah merilis album 'Balada Joni dan Susi', band yang beranggotakan Ugoran Prasad (vokalis), Yossy Herman Susilo (gitar), Richardus Arditya (bass), Nadya Hatta (keyboard), Yennu Ariendra (gitar / synth), dan Danish Wisnu Nugraha (drum) ini memang vakum selama sekian tahun.

Mereka kemudian kembali dan merilis 'NKKBS Bagian Pertama' yang disebut bercerita tentang memori kolektif tentang apa yang mereka alami di masa lalu.

"Album ini sebenernya adalah kolektif memori dari apa yang kami alami dari kecil hingga saat ini. Kami saat ini adalah bentukan dari masa lampau kan. Banyak orang blg kalau album ini banyak politiknya, tapi sebenernya nggak sih, sebenernya ini cuma cerita sih, cerita apa yang kami alami saat kecil hingga saat ini," jelasnya.



(srs/srs)

Photo Gallery
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed