Madonna Dituduh Menjiplak
Jumat, 20 Mei 2005 16:00 WIB
Jakarta - Kasus tuduhan jiplak-menjiplak tidak hanya terjadi pada penyanyi-penyanyi di Indonesia. Madonna juga terkena kasus yang sama atas lagunya "My Life's Getting Nowhere".Seorang pencipta lagu asal Belgia, Salvatore Acquaviva menuntut Madonna atas kasus penjiplakan tersebut. Acquaviva mengatakan, beberapa bagian dari nada lagu yang ada di album "Frozen" itu mirip dengan lagu yang ia ciptakan pada tahun 1993 lalu. "My Life's Getting Nowhere" sendiri dirilis pada tahun 1998."Selagi mandi aku mendengarkan radio, lalu tiba-tiba aku merasa aneh ketika mendengar sebuah lagu yang aku tahu melodinya. Aku pun berpikir bagaimana mungkin bisa sama persis," imbuh Acquaviva, dilansir dari sfgate, Jumat (20/5/2005).Pengacara Acquaviva juga yakin, istri Guy Ritchie itu pernah mendengar lagu tersebut pada saat bertemu produser dari kliennya. Jadi ada kemungkinan Madonna memang mengambil beberapa nada dari lagu tersebut ketika menciptakan "My Life's Getting Nowhere".Merasa tidak terima dituduh sebagai penjiplak, Madonna pun mengeluarkan bantahan melalui pengacaranya Fabienne Brison. Kata sang pengacara, dibalik tuduhan penjiplakan tersebut pasti ada motif untuk mendapatkan uang Madonna."Hanya karena ada sedikit kemiripan antara dua lagu itu, bukan berarti itu menjiplak kan?" bela Brison.Di Indonesia, kasus jiplak-menjiplak ini terjadi pada penyanyi dangdut Iyeth Bustami. Lagu hitsnya "Laksmana Raja di Laut" dituduh sebagai lagu hasil jiplakan karya Nurham Yahya. Merasa tidak mendapat tanggapan baik dari istri pedangdut Eka Sapta itu, awal April lalu, Nurham Yahya melaporkan Iyeth ke Polda Metro Jaya. Tak lama setelah dilaporkan, Iyeth pun ditetapkan sebagai tersangka. Jika benar-benar terbukti bersalah, penyanyi asal Riau itu akan terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun dan denda Rp 2,5 miliar. (eny/)











































