Linkin Park-Warner Music Berseteru
Rabu, 04 Mei 2005 09:23 WIB
Jakarta - Merasa ditelantarkan oleh label yang membesarkannya, Linkin Park menolak rekaman dilabeli Warner Music. Padahal, band ini masih berhutang 4 album lagi. Nah, lho...!Tampaknya Chester dan kawan-kawan jengkel atas perlakuan cuek Warner. Mereka membuat musik dan lagu yang bagus, namun band ini merasa Warner tak menyokong promosinya."Kami bertanggung jawab membuat musik yang bagus kepada penggemar. Sayangnya, kami tidak yakin bisa menyelesaikannya dengan Warner Music," terang band tersebut dalam sebuah pernyataan tertulis.Perseteruan ini sungguh amat disayangkan. Baik Linkin Park (LP) dan Warner Music sama-sama sudah memiliki nama besar. Berkat Warner Music, nama LP mulai dikenal. Sebaliknya, Warner Music diuntungkan dengan album-album LP yang sudah laku lebih dari 16 juta keping. Jumlah ini baru di AS, belum seluruh dunia.Warner Music dalam pernyataannya yang dilansir AP juga menyatakan penyesalannya atas hal ini. Mereka mengingatkan, LP jangan memanfaatkan suasana untuk lepas dari Warner karena band ini masih berhutang 4 album lagi."Kami bangga bisa bekerja sama dengan band sejak mereka bergabung sebagai band yang baru berkembang di tahun 1999. Bakat yang mereka miliki tentu tak perlu dipertanyakan lagi, namun manajemen mereka memanfaatkannya untuk taktis negosiasi," jelas pernyataan yang dibacakan perwakilan Warner.Dalam bantahannya, Warner juga menyatakan pihaknya serius berinvestasi untuk Linkin Park. Terbukti Warner mampu mengangkat band ini hingga terkenal di seluruh dunia. Untuk membuat nama dan musik LP bergema di seluruh pelosok dunia, Warner mengaku telah mengalokasikan dana $ 2,6 milyar AS tahun lalu. Pernyataan ini membantah tuduhan manajemen LP yang menyatakan Warner telah menyia-nyiakan band tersebut. Pernyataan ini keluar dikarenakan manajemen LP belum mendapat kejelasan dari Warner mengenai ancang-ancang album mereka berikutnya. Padahal, sesuai kontrak LP harus merilis album baru tahun depan.Perseteruan 'bapak dan anak' ini bertambah meruncing. Warner menuduh LP terlalu banyak tuntutan. Di tengah lesunya industri musik dunia, mereka meminta $ 60 juta AS dan pembagian adil atas keuntungan album secara terpisah.LP membantahnya. Menurut juru bicara mereka, band ini hanya menuntut $ 3 juta AS per album untuk lima album. Dengan pertimbangan mereka telah menjual jutaan rekaman album. Selain itu, LP juga menganggap Warner terlalu banyak mengambil keuntungan. Dihitung-hitung, selama lima tahun berkarir, album Hybrid dan Meteora telah terjual 16 juta keping. Belum lagi kolaborasinya dengan Jay-Z di Collision Course mengeruk 1,6 juta keping. Kabar terakhir, LP ngambek dan menyatakan tak akan mengirimkan master rekaman album mereka kepada Warner. Warner pun tak mau kalah gertak. Mereka mengingatkan LP yang masih terikat kontrak dengan Warner. (ana/)











































