X&Y Album Terakhir Coldplay?
Jumat, 22 Apr 2005 13:10 WIB
Jakarta - Kabar buruk untuk penggemar Coldplay. Chris Martin, vokalis band asal Inggris ini, mendengungkan kabar kurang mengenakkan tentang Coldplay. Katanya, kemungkinan X&Y akan menjadi album terakhir mereka. Waduh!!Entah hanya asal ngomong atau tidak, namun pernyataan ini keluar dari mulut Chris Martin yang selama ini menjadi 'juru bicara' personel Coldplay lainnya. Dan ini membuat desas-desus kemandulan band ini dari album berlanjut.Bisa diingat debut album mereka Parachutes yang terjual 5 juta keping di seluruh dunia tahun 2000. Kesuksesan ini tak membuat Guy Berryman (bass), Jonny Bucklan (gitar), Will Champion (drum) dan Chris Martin produktif. Baru tahun 2003 mereka merilis A Rush of Blood to the Head. Mengejutkan, album ini membawa Coldplay termasuk band tersukses sepanjang 20 tahun terakhir di Inggris. Bayangkan saja, album tersebut berhasil terjual 10 juta kopi.Keasyikan tur, tahun 2004 band yang terkenal dengan tembang 'In My Place' itu kembali absen dari rilis album. Baru tahun ini mereka akan rilis album X&Y yang singlenya baru rilis Mei mendatang. Memprediksi kembali mengulang sukses, Chris menyulut kabar X&Y kemungkinan menjadi album terakhir Coldplay."Jika semua orang berpikir ini album terbaik kami, maka kami akan berhenti. Menyenangkan dikenang dengan trilogi. Hanya tiga album yang tak terlupakan. Selanjutnya hanya berada di belakang panggung," ucap Chris dilansir Femalefirst.Album X&Y rencananya akan rilis Juni mendatang. Untuk perkenalan, Coldplay akan menggelar rangkaian tur yang dimulai 29 April mendatang. Keempat personel Coldplay itu akan unjuk gigi di Hardrock Cafe, Las Vegas. Selanjutnya, mereka akan tampil di beberapa kota di Eropa seperti Inggris, Belanda dan berakhir di Prancis, 14 Juli 2005. Semoga saja ini bukan tur perpisahan. (ana/)











































