'Every Teardrop is a Waterfall' jadi pemicu panasnya area konser. Ditambah konfeti yang membuat suasana semakin meriah. Dilanjutkan oleh 'Scientist' yang tentunya jadi ajang karaoke masal.
Mereka pun menurunkan temponya dengan lagu 'Ghost Story' dan 'Magic'. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada para penonton yang datang dari berbagai negara dan berkumpul di Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Coldplay Foto: Arum Kinanti HR |
Kembali menaikan tempo, lagu-lagu seperti 'Princess of China', 'Hymne for Weekend', 'Heroes' pun membuat suasana semakin panas pada malam ini di area National Stadium, Singapura.
Mereka pun sempat berpindah ke stage C yang berada di pinggir penonton kala tampil berakustik serta membawakan lagu permintaan fans, yakni 'Til Kingdom Come'. Sontak para penonton berlarian ke depan panggung agar bisa melihat idolanya dari jarak dekat.
Sinar laser, konfeti, balon serta video keren membuat penampilan Coldplay terasa amat megah dan naik turun emosi yang dimainkan oleh band asal Inggris itu membuat penonton seolah lupa waktu.
Penampilan selama dua jam pun berasa singkat dengan ditandai lagu 'Up & Up' sebagai penutup malam ini. Meskipun para penonton meminta encore hingga 15 menit lebih, Chris Martin Cs memilih menyudahi penampilan mereka dan terbukti, penonton tetap pulang dengan senyuman puas.
Dan bukan hanya penonton yang merasakan malam tersebut sangatlah indah, Chris bahkan mencium panggung sesaat sebelum pamit dari hadapan para penikmatnya.
Esok malam mereka masih tampil kembali di National Stadium dalam rangkaian 'A Head Full of Dream' yang dilanjutkan di Manila (4/4), Bangkok (7/4), Taipei (11-12/4), Seoul (15-16/4) dan ditutup di Tokyo (19/4) untuk pertunjukannya di Asia.
Sampai jumpa lagi di konser Coldplay selanjutnya!












































Coldplay Foto: Arum Kinanti HR