Adie M.S: Tak Ada Pianis Muda Sehebat Maksim
Rabu, 20 Apr 2005 00:44 WIB
Jakarta - Hasil latihan dengan waktu minim tak mengurangi kualitas penampilan Twilite Orchestra dalam konser Maksim. Bahkan konduktor Twilite, Adie M.S melakukan suatu hal yang tak biasanya ia lakukan. Apakah itu?"Saya selalu nggak berani bawain 'Piano Concerto no 2' secara full. Tapi cuma sama Maksim saya berani bawakan repertoir itu full," katanya usai konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selasa (19/4/2005) malam.Konser kolaborasi Maksim dan Twilite Orchestra ini memang patut diacungi jempol, bagaimana tidak mereka harus saling menyesuaikan diri dalam waktu yang sangat minim. "Kita cuma latihan empat hari, sedangkan sama Maksim malah cuma dua jam," jelas suami Memes ini.Pria berkacamata ini ternyata mengagumi Maksim, dan taktiknya merebut hati pasar. "Banyak musisi klasik yang lebih hebat dari dia. Tapi sehebat-hebatnya mereka nggak bisa mengalahkan Maksim yang ditonton ribuan anak muda. Untuk masuk ke pasar dia masuk dengan musik crossover, baru setelah dikenal orang ia memperkenalkan klasik murni kepada penggemarnya," ujarnya seraya tersenyum.Taktik Maksim ini menurut Adie mirip dengan yang digunakan oleh violis ternama Vanessa Mae. "Dulu Vanessa Mae muncul pertama kali dengan repertoir crossover, lalu setelah itu ia beralih ke repertoir klasik," tuturnya mengakhiri pembicaraan. (dit/)











































