10 Musisi Paling Hot 2016

Hot Top Ten 2016

10 Musisi Paling Hot 2016

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Senin, 09 Jan 2017 15:37 WIB
10 Musisi Paling Hot 2016
Foto: Asep Syaifullah
Jakarta - Meski 2016 telah berlalu, tak ada salahnya untuk menilik lagi siapa-siapa saja orang-orang yang sempat meramaikan industri musik Tanah Air. Tak hanya mereka yang tampil di depan panggung, musisi-musisi ini seringkali berada di balik layar dan mengiringi penyanyi. Ada pula di antara mereka yang menjadi pentolan dari band sebuah band.

Yang pasti, industri musik tak melulu mengenai sang penyanyi, vokalis, atau pun mereka yang berdiri di atas panggung dan dielu-elukan. Lebih dari itu, dunia musik begitu luas mencakup musisi-musisi yang berada di balik terciptanya sebuah lagu-lagu dengan nada-nada indah.

Siapa saja 10 musisi terhot di 2016? Mari simak di sini!

Iga Massardi

Foto: Asep Syaifullah
"Bahasamu bahas bahasanya, lihat kau bicara dengan siapa," itulah potongan lirik 'Bahas Bahasa' dari band rock yang tengah naik daun, Barasuara. Dibalik musik dan lirik puitis milik Barasuara, nama Iga Massardi tak pernah lepas sebagai pentolan band tersebut. Ayah satu anak ini juga pernah bermusik dalam berbagai band lain sebelum memantapkan karirnya di Barasuara. Sebut saja Tika and the Dissidents, Soulvibe, dan the Trees and the Wild yang mampu melambungkan namanya.

Kini, sosok Iga dinilai sebagai musisi multi talenta yang tak hanya piawai memainkan gitar, namun juga bernyanyi dan menulis lagu. Pria kelahiran 9 November 1985 ini bahkan pernah menjadi manajer promosi pada sebuah toko musik yang bertempat di Kemang, Jakarta Selatan.

Eross Candra

Foto: Asep Syaifullah
Puluhan tahun bergabung dalam band kenamaan, Sheila on 7, telah menjadi pembuktian bagi musisi asal Yogyakarta bahwa nama dan eksistensinya patut diperhitungkan. Tak hanya menjadi gitaris Sheila on 7, Eross pun pernah menggarap beberapa soundtrack film, sebut saja film 'Gie' yang menceritakan tentang kehidupan aktivis tahun 60an, Soe Hok Gie.

Baru-baru ini, pria kelahiran 3 Juli 1979 ini pun merilis album dari proyek solonya yang diberi judul 'Forbidden Knowledge'. Ia pun bergabung dalam group Six Strings bersama musisi kawakan lainnya, Dewa Budjana dan Tohpati.

Nikita Dompas

Foto: Dok. Nikita Dompas
Bagi pencinta musik Tanah Air, nama Nikita Dompas mungkin sudah tak asing lagi. Gitaris sekaligus produser yang berada dibalik album Tika and the Dissidents untuk album 'The Headless Songstress' hingga Andien ini memang telah banyak memberi warna bagi industri musik tanah air. Menjalani pendidikan musik, pria kelahiran 14 April 1981 ini memang memfokuskan dirinya untuk berkarir di dunia musik.

Sejumlah musisi dalam dan luar negeri pun pernah bekerja sama dengan Nikita, sebut saja Indra Lesmana, Benny Mustafa, Benny Likumahuwa, Oele Patiselano,Tjut Nyak Deviana Daudsjah,Barry Likumahuwa Project, Tomorrow People Ensemble, hingga Peter Scherr, Masako Hamamura, Hideaki Tokunaga, Haggai Cohen Milo, dan Gerard Albright.

Gerald Situmorang

Foto: Dok. Solitour 2016
Terkenal sebagai bassis pada band beraliran rock yang tengah naik daun, Barasuara, Gerald Situmorang memiliki nama yang cukup bersinar di sepanjang 2016. Tak hanya menjadi bassis dalam sebuah band, musisi kelahiran 31 Mei 1989 ini juga dikenal sebagai gitaris dan produser musik. Meluncurkan album 'Solitude' yang merupakan proyek solonya, Gerald sukses menggelar konser bertajuk 'Solitour' di tujuh kota bersama saksofonis Tommy Pratomo. Bersama rekannya, Dimas Wibisana, Gerald pun pernah bergabung dalam grup musik Sketsa.

Barry Likumahuwa

Foto: Dicky Ardian
Lahir di keluarga Likumahuwa yang kental dengan musikalitas, membuatnya telah dekat dengan dunia musik sedari kecil. Anak dari Benny Likumahuwa ini pun membentuk suatu grup bernama Barry Likumahuwa Project (BLP). Sukses dengan album 'Good Spell' yang diluncurkan tahun 2008, single 'Mati Saja' semakin mematenkan namanya di dunia musik Tanah Air. Di susul dengan album kedua dan ketiga BLP, 'Generasi Synergi' di tahun 2011 dan 'Innerlight' di tahun 2014 yang langsung mensejajarkan namanya dengan sejumlah musisi kenamaan.

Dengan aliran musik funk dan jazz, pria kelahiran 14 Juni 1983 ini pun sukses menjadi salah satu bassis muda paling digemari di Indonesia.

Tohpati

Foto: Hasan Alhabshy
Bertahun-tahun malang melintang di dunia musik, nama gitaris dan pencipta lagu, Tohpati, sudah tak perlu diragukan lagi. Lagu-lagu 'Lukisan Pagi' dan 'Jejak Langkah yang Kau Tinggal' telah menjadi lagu yang tak asing lagi di telinga pendengarnya. Tohpati menjadi gitaris jazz yang kerap kali mengiringi penyanyi papan atas, sebut saja Glenn Fredly, Krisdayanti, hingga almarhum Chrisye.

Tak hanya bermain solo dan menjadi pengiring, Tohpati pun bergabung dalam Simak Dialog dan Trisum. Dalam Trisum, ia bermain bersama musisi kawakan lainnya, yakni Balawan dan Dewa Budjana.

Piyu

Foto: Gus Mun/detikHOT
Malang melintang di dunia musik selama hampir 20 tahun, tentunya nama Piyu sudah tak asing lagi di Industri musik Indonesia. Lead gitaris dari grup musik kenamaan Indonesia, Padi, ini tak hanya menjadi musisi, namun juga produser, aktor, dan juga penulis lagu.

Seakan tak ingin berhenti berkarya, pria berusia 43 tahun kelahiran 15 Juli 1973 ini, kini membentuk sebuat grup band bersama Makki 'Ungu' bernama The Secret.

Arya Aditya 'Lale' Ramadhya

Foto: Asep Syaifullah
Pernah bergabung dalam grup musik beraliran cadas, March, nama Lale justru mulai dikenal ketika bergabung dalam band beraliran funk jazz, Maliq & D' Essential. Kini Lale tak hanya dikenal sebagai gitaris dari Maliq & D'Essential, namun juga sebagai produser dan pencipta lagu. Bersama Ilman dari Maliq & D'Essential dan Nino dari RAN, Lale tergabung dalam trio pencipta lagu, LaleIlmanNino.

Christopher 'Coki' Bollemeyer

Foto: dok. Sunyotok
Pria kelahiran 30 Desember 1976 ini masuk ke dalam band Netral, yang kemudian berganti nama menjadi NTRL, di tahun 2002. Sebelumnya, Coki adalah additional player dari grup Base Jam. Suami dari dosen filsafat dan penyanyi, Saras Dewi ini tak hanya menjadi gitaris NTRL, namun juga bergabung dalam band Black Teeth dan Sunyotok, dua band dengan aliran yang berbeda.

Gugun

Foto: Asep Syaifullah
Menjadi salah satu musisi blues yang diperhitungkan di Indonesia, Gugun pun menjadi pentolan dari Gugun Blues Shelter (GBS). Dengan mana lain sebagai Gugun Power Trio, grup tersebut berhasil melahirkan delapan album. Sebut saja, 'Get The Bug' (2004), 'Turn It On' (2007), 'Gugun Blues Shelter' (2010), 'Satu Untuk Berbagi' (2011), 'Far East Blues Experience' (2011-compilation album), 'Solid Ground' (2011), 'Soul Shaker' (2013) dan 'High Life' (2015).
Halaman 2 dari 11
(srs/dar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads