Akhirnya pada penghujung 2016 lalu, grup band heavy punk itu secara resmi merilis karya yang telah mereka nantikan sejak lama. Album tersebut dirilis di bawah bendera Sepsis Records dan Lawless Jakarta Records.
"Secara keseluruhan album ini adalah pengejawantahan pikiran, keringat dan air mata. Album ini adalah sebuah pengingat diri, layaknya sebuah buku yang selalu kamu baca ulang ketika kamu sedang limbung, atau jurnal yang kamu tulis untuk dibaca lagi nantinya agar teringat siapa kamu sebenarnya," ucap Argi Tendo, vokalis Piston dalam rilis yang diterima detikHOT, Rabu (4/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pengerjaannya, Argi, Aditya Dabs, Yulio Onta dan Oza memang dibantu oleh musisi lain. Adalah Viki Vikranta dari Kelompok Penerbang Roket yang menjalani proses mixing.
Selain itu ada juga nama Toteng dan Forgotten yang biasa menangani mastering band-band beraliran serupa. Tidak ketinggalan juga Dannvs Darmawan yang menangani urusan visual. (dar/mmu)











































