Meski Ditentang, Inul Tetap Tampil di Malaysia
Kamis, 07 Apr 2005 11:31 WIB
Jakarta - Inul Daratista akan menggelar konser di Malaysia pada 1 Mei mendatang. Namun rencana tersebut mendapat tentangan dari Partai Islam se-Malaysia (PAS). Alasannya, Inul dinilai berpotensi besar merusak moral kaum muda Malaysia."Penampilan Inul sangat berbahaya. Inul bisa mendorong degradasi moral, khususnya bagi kaum muda," tutur Mazlan Aliman, Kepala Informasi Kepemudaan Partai Islam se-Malaysia (PAS) kepada AFP, beberapa waktu lalu. Namun Inul tak gentar. Ia akan tetap menggelar konsernya di Negeri Jiran. Penyanyi dangdut yang pernah ditentang mati-matian Rhoma Irama karena goyangannya dinilai vulgar itu akan berangkat ke Malaysia pada 29 April mendatang. "Insya Allah kita akan berangkat tanggal 29," tutur Adam, suami sekaligus manajer Inul, ketika dihubungi detikhot, Kamis (7/4/2005). Protes, ujar Adam, adalah hal yang biasa. Ia dan Inul sama sekali tidak menjadikan protes itu sebagai penghalang untuk bekerja. "Kita profesional aja. Sepanjang penyelenggaranya bilang nggak masalah, ya kita juga nggak masalah. Ijin juga sudah keluar semua," tutur Adam. Menurut Adam, konser 1 Mei mendatang adalah konser pertama Inul di Malaysia. Ia menambahkan, konser tersebut mudah-mudahan tak sekaligus menjadi konser terakhir. "Kita sih sudah dapat tawaran untuk manggung di Malaysia lagi pada bulan Juni. Sekitar tiga tempat lah. Tapi belum deal," ungkap pria yang khas dengan kumis lebatnya itu. Setelah Malaysia, Inul rencananya akan terbang ke Amerika Serikat. "Insya Allah Inul akan main di lima lokasi. Kita ada kerjasama dengan KJRI di sana." (ine/)











































