Semakin banyak pilihan, tentu makin menguntungkan konsumen. Itulah yang tengah terjadi di bisnis layanan musik via digital. Setelah pemain-pemain asing menyerbu Tanah Air, kini hadir pula layanan lokal.
Convenience store alias mini market atau toko kelontong Alfamart memutuskan untuk ikut terjun ke bisnis layanan musik yang tengah digandrungi anak muda generasi digital tersebut. Mereka mengeluarkan aplikasi bernama Alfatainment.
Lewat aplikasi tersebut penggunanya bisa mengunduh secara resmi lagu-lagu idolanya. Tentunya, hanya para musisi dalam negeri. Sistemnya, pengguna membeli voucher di gerai Alfamart untuk mendapatkan kode yang bisa dipakai membeli lagu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pembuatannya, Alfatainment menggandeng perusahaan pengembang digital bernama PT. Generasi Indonesia Digital (GenID). "Layanan ini sifatnya memperluas distribusi konten musik secara legal. Karena sudah jadi kebiasaan masyarakat untuk menyimpan lagu di telepon genggamnya. Dan ini tidak bisa dibajak," tegas perwakilan GenID, Gopal Utiarachman.
![]() |
detikHOT pun langsung menjajal aplikasi yang baru tersedia di Playstore, Android itu. Masih sedikit jumlah lagu yang ada di dalamnya, dua yang paling banyak adalah Glenn Fredly dan Kerispatih. Ada pula Meyla Bilqis, Tara Adia, Wali, Nadira Adnan, Trio Lestari, Yura Yunita, Project Pop, Hello, Naif, Yuni Shara, Orkes Pancaran Sinar Petromax, Siti Badriah juga Stinky.
Seluruh lagu dihargai Rp 5 ribu rupiah. Ketika dibuka, belum terlihat Alfatainment menjual musik dalam format album.
Sebelum layanan ini lahir, Alfamart juga sudah sempat berperan menjadi distributor alternatif rilisan fisik musik Indonesia. Sebetulnya, semua kemungkinan yang muncul untuk menyelamatkan musik bajakan nasional patut diberi kesempatan.
Belum bisa diprediksi juga seberapa jauh langkah Alfatainment membantu bisnis musik nasional ke arah yang lebih baik. Semoga, bukan layanan yang hanya bertujuan mengeruk keuntungan semata.
(mif/mmu)











































