Dugem bersama Prodigy

Dugem bersama Prodigy

- detikHot
Jumat, 18 Mar 2005 01:06 WIB
Jakarta - Prodigy akhirnya bisa memuaskan penggemar mereka di Jakarta. Walau dandanan mereka kurang 'Prodigy', namun band asal Inggris itu mampu memanaskan PRJ, Kamis (17/3/2005) malam.Sejak pukul 19.00 WIB, anak muda Jakarta dengan gaya dandanan khas mereka sudah mulai berdatangan ke lokasi konser. Mereka rela menanti selama 1,5 jam demi band electrik idola mereka itu.Sesuai jadwal, konser dibuka pukul 20.00 WIB dengan penampilan Disc Jockey dalam negeri yang tergabung dalam Band electronic dance Agrikulture. Musik berdentam memenuhi ruangan mengajak penonton yang berada di lokasi bergoyang a la kadarnya. Sementara, sebagian penonton yang berada di luar ruangan asyik mengobrol.Setelah DJ selesai memainkan musik yang memacu adrenalin sebagai pemanasan, penonton sempat 'dianggurin' selama 30 menit, memberi kesempayan kru Prodigy mempersiapkan peralatan musik semacam drum, keyboard dan lainnya.Tepat pukul 21.30, lima personel Prodigy keluar satu per satu menyapa 3.000 orang yang memadati arena konser. Teriakan penonton langsung disambut dengan tembang pembuka Prodigy, 'Wake Up'. Bunyi drum yang kencang dan cepat berharmonisasi dengan keyboard dan gitar yang memainkan nada tinngi.Aksi Keith Flint dan kawan-kawan berhasil membuat penonton berjingkrak sebentar. Penonton yang berada di bibir panggung cukup beruntung. Keith Flint dan Maxim secara bergantian turun ke penonton dengan penjagaan yang tak terlalu ketat untuk menggairahkan penonton. Tentu saja itu menjadi kesempatan penonton untuk mengabadikan momen tersebut.Kembali ke musik rave yang dibawakan Prodigy semalam, band yang terkenal dengan tembang Smack my Bitch Up tersebut tampil cukup maksimal. Sayangnya, penonton tampak jaim untuk beraksi gila-gilaan. Mereka hanya mengangkat kedua tangan sambil menggoyangkan badan. Itu juga karena diserukan oleh Maxim Reality. Padahal, dengan 13 lagu selama 1,5 jam, Prodigy membawakan jenis musik yang berbeda. Tak hanya techno plus hip-hop drumloops, mereka juga memasukan elemen hard-house, industrial, punk, acid-jazz, reggae, electro, gabba, heavy metal/rock, jungle, dan rap yang silih berganti memacu adrenalin penonton. Dan diakhir konser, Prodigy memberikan sentuhan reggae pada tembang Out of Space. Habis bergoyang habis-habisan di Smack my Bitch Up, penonton langsung bergoyang mengikuti alunan musik a la Bob Marley.Tepat pukul 23.00 WIB, Prodigy mengucapkan salam perpisahan. Penonton pun mulai undur teratur dengan wajah puas. (ana/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads