Tommy Pratama: Lunar Tidak Punya Kode Etik

Konser Boyz II Men

Tommy Pratama: Lunar Tidak Punya Kode Etik

- detikHot
Senin, 14 Mar 2005 14:24 WIB
Tommy Pratama: Lunar Tidak Punya Kode Etik
Jakarta - Original Production (OP) pimpinan Tommy Pratama sudah sejak lama menjanjikan akan menyelenggarakan konser Boyz II Men di Indonesia. Bahkan ketika dihubungi detikhot bulan Februari lalu, Tommy tetap optimis dia bisa mendatangkan grup asal Amerika itu.Namun pertengahan Maret ini, Lunar Entertainment sudah mengeluarkan pernyataan kalau pihak mereka akan menyelanggarakan konser Boyz II Men pada 2 Mei 2005 di Istora Senayan, Jakarta. Kepastian mengenai kedatangan empat cowok bersuara merdu tersebut disampaikan oleh Andita selaku Marketing dan Promosi Lunar Entertainment."Kita sudah ada surat yang menyatakan kedatangan mereka ke sini. Di surat itu mereka bilang, apapun yang terjadi mereka akan tetap konser di Indonesia. Bahkan kita juga sudah ada video rilis konser ini. Boyz II Men akan menyatakan kedatangan mereka ke Indonesia untuk konser," jelas Andita ketika dihubungi detikhot, Senin (14/3/2005).Apa yang dilakukan Lunar tersebut, menurut Tommy Pratama dinilai sebagai tindakan yang tidak memiliki kode etik. "Mereka kan sudah tahu kalau Boyz II Men sudah confirm ke kita, tapi mereka malah nawar dengan harga 3-5 kali lebih tinggi ke pihak manajemen Boyz II Men. Itu kan nggak punya kode etik namanya," imbuh Tommy kepada detikhot Senin (14/3/2005).Tindakan Lunar menurut Tommy sebenarnya bisa dikatakan tidak melanggar kode etik selama pihak manajemen si artis belum confirm ke pihak promotor manapun. Hal seperti ini menurutnya pernah terjadi ketika Tommy dan Adri Subono sama-sama bersaing untuk mendatangkan Mariah Carey. Karena pihak si artis belum confirm ke satu pihak manapun, persaingan yang terjadi antara dia dan Adri dinilainya sebagai persaingan yang sehat."Kita tinggi-tinggian harga itu nggak masalah. Asal pihak artisnya belum confirm ke pihak manapun. Tapi kalau kejadian nya seperti ini kan namanya bukan persaingan yang sehat. Lunar sudah bikin suasana jadi nggak kondusif," jelasnya.Tommy mengakui dia sudah lama tahu soal Boyz II Men ditawar oleh promotor lain untuk konser di Indonesia. Dia mengetahuinya langsung dari pihak manajemen Boyz II Men sendiri. Namun Tommy tidak merasa gundah akan hal tersebut. Pasalnya Tommy memiliki surat yang menyatakan Boyz II Men akan menjadwalkan ulang rencana konser mereka dengan pihak OP. "Kita sih berpegang pada surat itu aja. Konser dulu itu kan nggak jadi bukan karena kesalahan kita. Kalau mereka janji mau re-schedule ulang, ya kita pegang janji itu," tambah Tommy lagi.Tommy menuturkan pihaknya baru akan melakukan tindakan jika pihak Lunar sudah membuat press release dan materi promosi soal konser Boyz II Men. Namun tindakan yang akan dilakukannya itu bukan kepada pihak Lunar, tapi ke pihak manajemen Boyz II Men."Saya nggak ada urusan dengan pihak Lunar. Kalau materi promosi Lunar sudah keluar, saya punya bukti untuk klaim ke pihak manajemen Boyz II Men," cerita Tommy.Menurut Tommy, pihak Lunar harus hati-hati dengan apa yang dilakukannya. Promotor yang melanggar kode etik seperti yang dilakukan Lunar dinilai Tommy tidak akan bertahan lama. (eny/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads