Penyanyi yang dikenal kerap membuat sensasi itu mengaku merasa sulit untuk menjual albumnya itu. Baginya, banyak golongan masyarakat yang masih kesulitan untuk membeli sebuah album rilisan fisik.
Hingga solusi didapatkan saat pelantun 'Seperti Itu' itu memilih sebuah gerai masakan cepat saji sebagai 'toko' untuk menjual albumnya. Ia pun bersyukur masih bisa mendapatkan tempat untuk menjual album barunya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syahrini melihat animo penjualan rilisan fisik sebenarnya menjanjikan. Baginya, masyarakat sudah cerdas untuk tak membeli bajakan dan mengincar rilisan fisik yang legal.
"Sekarang kayaknya masyarakat sudah cerdas. Ini makan bisa dapat CD, ini lebih efektif daripada beli bajakan. Artinya para seniman dihargai kerjanya. Alangkah baiknya penikmat musik jangan beli bajakan," harapnya.
Ada 10 lagu plus satu bonus di album 'PrincesSyahrini'. Album ke-4 ini disebut-sebut sebagai pembuktian bahwa Syahrini tak hanya bisa 'menjual' sensasi. (fk/mmu)











































