Aksi selanjutnya yang hadir di ajang 'Jazz Goes To Campus (JGTC) 2015' adalah Isyana Sarasvati. Setelah menunggu sejak siang, tepat pukul 21.00 WIB Isyana naik pentas.
Tampil serba hitam, Isyana menggunakan konsep menggemaskan di atas panggung Elevania. Dia senantiasa mengajak dua pria penyanyi latarnya berakting di tiap lagu untuk menegaskan arti dari liriknya.
Kadang mereka bertiga terlibat cinta segitiga, kadang juga baik-baik saja. Ada juga masanya saat Isyana membiarkan posisinya sebagai penyanyi utama diambil alih mereka.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat ribuan penggemarnya terus histeris, Isyana juga tak mau kalah semangat. Di tengah panggung yang ukurannya tak terlalu besar itu dia asik menari-nari, berlompatan dan bermain dengan para personel bandnya.
Bahkan, di ujung penampilan, Isyana Sarasvati justru makin menggila mengerahkan keahliannya. Hujan nada-nada tinggi dalam teknik falsetto, serta aksi solo bermain organ dalam tempo tinggi.
Terakhir, sebelum turun panggung Isyana menyajikan lagi lagu miliknya, 'All of Nothing' dan mendaur ulang lagu milik Bruno Mars, 'Runaway'.
Sebelum Isyana, panggung tersebut dihuni oleh grup Baim and Gugun Blues Shelter. Semangat blues yang kental sukses menggemparkan Parkiran Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, Depok, Minggu (29/11/2015).
Sedangkan di panggung lainnya, solois perempuan Danilla membuai penikmat jazz di 'JGTC 2015'. Tampil kurang lebih 45 menit, Danilla menyihir lewat suara lembut dan musik akustiknya.
Meskipun hari ini sudah hampir habis, tapi gelaran ke-38 JGTC belum kehabisan musisi. Masih ada Sentimental Moods, Indra Lesmana feat Eva Celia juga grup Maliq & D'Essentialls yang didaulat sebagai penutup. (mif/ich)












































