Cerita Deftones yang Hampir Jadi Korban Teror Paris

Cerita Deftones yang Hampir Jadi Korban Teror Paris

Fakhmi Kurniawan - detikHot
Minggu, 15 Nov 2015 01:25 WIB
Cerita Deftones yang Hampir Jadi Korban Teror Paris
Jakarta - Dunia berduka saat Paris, Prancis jadi sasaran serangan teror pada Jumat malam (13/11) waktu setempat. Salah satu tempat yang jadi lokasi serangan teror adalah gedung konser Bataclan.

Saat teror terjadi grup band rock asal Amerika Serikat, Eagles of Death Metal tengah tampil di atas panggung. Selain mereka, ternyata ada tiga personel grup band Deftones yang berdiri di deretan penonton.

Selain tiga personelnya, ada juga crew Deftones yang juga berada di deretan penonton. Mereka datang untuk meninjau Bataclan yang memang jadi tempat konsernya pada Sabtu (14/11) lalu.

Untungnya, tiga personel dan crew Deftones itu selamat dari tragedi itu. Mereka pergi 15 menit sebelum kejadian naas itu.

Dalam pernyataan di Facebook resminya, Deftones menyebutkan kondisi mereka baik-baik saja. Mereka juga menjelaskan bahwa harus membatalkan konsernya di Paris.

Sang drumer, Aaron Harris yang masuk dalam tiga personel Deftones yang datang ke Bataclan pun sempat bercerita bagaimana kondisi sebelum teror terjadi. Aaron menyebutkan tak ada masalah sama sekali saat teror itu belum berlangsung.

"Tak ada yang berbeda. Konser berjalan seperti biasa hingga teror itu akhirnya datang," tulis Aaron dalam laman Facebook-nya.

Setidaknya ada lebih dari 100 orang tewas jadi korban teror di Bataclan. Total korban tewas dalam tragedi Paris pun disebut mencapai 168 jiwa.

(fk/ron)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads