Mereka merilis sebuah lagu religi justru bukan di bulan Ramadan. Sebuah lagu religi bertajuk 'Satu Yang Terpenting'.
'Satu Yang Terpenting' sendiri bercerita tentang bagaimana restu-Nya sangat dibutuhkan disebut kegiatan manusia. Dan, mereka pun seperti menggambarkannya untuk penggambaran album barunya 'Dulu, Kemarin, Sekarang'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesulit apapun kondisi yang dialami, Bismillah aja, Tuhan nggak pernah tidur kok, Dia selalu ada untuk kita," sambungnya.
Pada awalnya, Satrio mengaku tak berniat menciptakan sebuah lagu bernapaskan religi. Ia awalnya hanya ingin membawakan lagu dengan irama folk pop yang kental.
Tak heran, 'Satu Yang Terpenting' jadi lagu terakhir yang masuk ke album 'Dulu, Kemarin, Sekarang'. "Lagu ini merupakan lagu terakhir yang kita buat dan rekam dalam proses pembuatan album Dulu, Kemarin, Sekarang ini," ungkap sang drumer, Fajar.
(fk/mmu)











































