β
β
Mulai dari 'Luka dan Cinta', 'Terserah' dan 'Belum Saatnya (Berpisah)' mengundang hampir 5.000 penonton di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10/2015) malam bersenandung bersama tiada henti. Gema mereka sangat nyaring mengalahkan musiknya yang bahkan sudah didukung tenaga 200,000 watt.
β
β
β"Malam ini akan menjadi yang spesial untuk kalian semua. Saya persembahan konser ini untuk generasi saya, anak-anak 90-an," Glenn sempat menyapa penontonnya.
β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang asyik-asyik bernyanyi, ada lagu 'Pengakuan Lelaki' juga 'Cinta dan Rahasia'. Sampai tiba-tiba penyanyi 40 tahun itu kembali berpidato.
β
β
"Perjalanan ini tidak pernah saya pikirkan menjadi karier saya. Malam ini menjadi malam spesial karena hampir 20 tahun lalu kami tidak bertemu. Waktu itu saya dan mereka bermain bersama saat saya masih mengenakan putih abu-abu," ujar Glenn.
β
β
"Dan, malam hari ini. Setelah 20 tahun kami bertemu dan bermain kembali. Saya akan bermain dengan band pertama saya dulu, Funk Section," sambungnya sembari memanggil satu per satu personel Funk Section. Ada Mus Mujiono, Yance Manusama, Inand Noorsaid, Ekka Bakti dan Irfan Chasmala.
β
β
Tidak banyak basa-basi, Funk Section menghadirkan hits lawas miliknya, 'Pantai Cinta'. Di luar perkiraan, ribuan penonton yang hadir masih hafal betul lirik demi liriknya.
β
β
"βMungkin sudah banyak yang lupa dengan mereka, tapi saya tidak. Mereka adalah yang pertama kali memberi saya kesempatan untuk sampai saat ini. Dan saya, secara khusus berterima kasih kepada produser yang mempertemukan kami dulu, Bapak Anton Setianto," ujar Glenn usai 'Pantai Cinta' habis.
β
β
Melihat reuni itu, penonton pun berbisik dengan harapan Funk Section membawakan satu lagu hits milik mereka. Beruntung, Mus Mujiono Cs mengabulkan harapan itu lewat harmoni cantik 'Terpesona'. Istora Senayan bergemuruh.
β
β
Hits kelahiran 1997 itu mengorek nostalgia indah banyak penonton. Mau tak mau paduan suara massal menggema membuat merinding.
β
β
Dua lagu cukup bagi Funk Section. Konser 'Menanti Arah' terus bergulir ke babak lainnya yang tidak kalah seru.
(mif/ich)











































