β
β
Ketika semua angka di layar itu menunjukkan angka 0, Istora Senayan menggelap. Layar tadi menampilkan visual Sang Saka Merah-Putih, bersamaan dengan musik instrumental 'Indonesia Raya'. Ribuan orang berdiri menyanyikan dengan lantang lagu kebangsaan Indonesia itu. Setelahnya, layar tadi berganti menampilkan wajah musisi kenamaan Indonesia, Glenn Fredly.
β
β
"Gue tumbuh saat era musik memberikan kebebasan berekspresi," suara Glenn menggema. Ada apa?
β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru sampai situ saja, kondisi sudah sangat meriah. Histeria menggema, akan tetapi video itu tak behenti berputar, menampilkan memorabilia bewarna hitam-putih dari era 90-an.
β
β
Nike Ardila, Indra Lesmana, Titi DJ, Kahitna, /rif, Potret sampai Sheila On 7 muncul mewakili era yang disebut-sebut sebagai era keemasan bermusik. Video selesai, panggung terang-benderang dan layar tadi terangkat ke atas.
β
β
Sosok Glenn Fredly tampak di sana. Dia duduk di atas sepede BMX warna merah. Senanda dengan jaket sporty merah yang dikenakannya. Tanpa komando, seluruh instrumen musik di panggung 360 derajat itu berbunyi. Glenn memilih untuk lebih dulu berkeliling panggung berdiameter 17 meter itu, menyapa para penontonnya yang heboh di bawah sana.
β
β
βSelanjutnya, hits 'You Are My Everything' berbunyi. Tanpa komando pula, hampir 5.000 orang yang memadati Istora Senayan ikut bernyanyi.β Itulah pembukaan epik dari konser perayaan 20 tahun Glenn Fredly berkarya bertajuk 'Menanti Arah', Sabtu (17/10/2015).
β
β
Tentu saja kehebohan tak akan berhenti di sini saja. Masih banyak sajian spesial yang direncanakan penyanyi Ambon itu. Ikuti terus di detikHOT!
β
(mif/ich)











































