Satu yang patut diacungi jempol dari acara persembahan Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada ini adalah ketepatan waktunya. Sesuai janji, pada pukul 19.30 WIB, Farhan yang ditunjuk menjadi MC sudah berdiri di atas panggung untuk membuka acara dan memanggil penampil pertama, Krakatau Reunion.
Seketika lampu panggung yang awalnya padam pun langsung kembali terang ketika para musisi-musisi legendaris Indonesia tersebut naik ke atas panggung. 'Kembali Satu' dibawakan sebagai lagu pembuka penampilan Gilang Ramadan cs sebelum dilanjutkan dengan hits 'Kemelut'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami di atas panggung bukan sebagai penampil dan Anda bukanlah penonton. Tapi kita semua hadir di sini sebagai keluarga Krakatau. Jadi saya mohon 5 detik aja kita berdoa untuk Indra agar bisa segera kembali ke atas panggung," ujar Tri Utami yang tampil elegan dengan busana serba hitam.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Indra Lesmana absen dari penampilannya bersama Krakatau Reunion karena harus dirawat di rumah sakit karena penyakit batu empedu. Sekaligus untuk mendoakan kesembuhan rekannya, Krakatau Reunion pun membawakan lagu ciptaan Indra bertajuk 'Dirimu Kasih'.
Tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, komentar-komentar Tri Utami di atas panggung pun masih terus membuat para penonton tergelak. Apalagi ketika ia melayangkan protesnya pada rekan-rekan satu band karena lagu-lagu lama yang dianggap terlalu sulit untuk dinyanyikan kembali saat ini.
"Lagu kok angel men (lagu kok susah sekali)," seloroh Tri Utami pada Gilang Ramadan seusai melantunkan hits 'Perjalanan'.
Protes yang sama pun kembali diutarakan oleh Tri Utami sebelum membawakan hits ciptaan Dwiki Dharmawan bertajuk 'Cita Pasti' yang kental dengan nada-nada tingginya. Rehat sejenak, Gilang Ramadan, Dwiki Dharmawan, Pra Budidharma dan Donny Suhendra pun unjuk kebolehan di belakang alat musik masing-masing tanpa Tri Utami dengan hits 'Haiti'.
Sesuai janjinya, Krakatau Reunion pun melanjutkan penampilang dengan tembang terbaru bertajuk 'Aku Kamu Kita'. Walaupun lebih terdengar 'moderen', lagu yang berkisah mengenai perjalanan panjang Krakatau Reunion dan fans tersebut sama sekali tak meninggalkan ciri khasnya.
Setelah 2015, Dwiki Dharmawan cs kembali mengajak para penonton untuk kembali ke tahun 1986 dengan hits ciptaannya bertajuk 'Imaji'. Disusul kemudian dengan 'Ironis' dan sebuah lagu asyik yang baru pertama dibawakan di Yogyakarta, 'Seraut Wajah'.
Para penonton pun nampak tak tahan lagi untuk bergoyang ketika suara emas wanita kelahiran Bandung tersebut terdengar membawakan hits 'La Samba Primadona'. Dilanjutkan dengan aksi solo drum Gilang Ramadhan yang memukau para penggemarnya. Suara teriakan dan tepuk tangan pun tak henti-hentinya diberikan oleh para penonton.
Kembali para hadirin diajak menyanyi bersama dengan tembang 'Kau Datang' yang dilanjutkan dengan hits 'Sekitar Kita' dan 'Gemilang' yang membuat para penonton berdiri dan memberikan tepuk tangan meriahnya. Dengan demikian, berakhir pula penampilan Krakatau Reunion menghibur para penggemarnya.
"Senang sekali bisa tampil kembali di Yogyakarta. Malam ini semoga bisa dibawa sebagai sebuah kenangan. Kita semua di sini adalah keluarga," tutup Tri Utami.
Tapi tunggu dulu. Malam Minggu bareng Economics Jazz 2015 masih belum selesai. Setelah ini, giliran Casiopea yang menghibur para pecinta jazz Yogyakarta.
(dal/ich)










































