Tak heran pergerakan itu membuat para musisi indie lebih bereksplorasi dalam menyajikan musiknya. Seperti apa yang disampaikan oleh sebuah grup band asal Cibinong, Jawa Barat bernama Life Cicla.
Meski terbilang baru, Life Cicla tetap bisa mencuri perhatian orang banyak. Seperti saat detikHOT menyaksikan penampilan mereka di sebuah cafe di bilangan Kemang pada Selasa (7/10/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti saat mereka meremake lagu 'Rasa Sayange' dengan memberikan sentuhan alat musik tradisional asal Kalimantan, Sampek. Hingga beberapa lagu seperti 'Singgah', 'Sahabatku' hingga 'Seluta' yang diberikan sentuhan perkusi yang terbuat dari bambu.
Life Cicla pun mencoba untuk meramu musik urban-nya dengan sentuhan aroma nusantara yang kental. Mereka pun kini berjuang untuk bisa bertahan dan konsisten berjalan di panggung musik Tanah Air.
(fk/mmu)











































