Cerita d'Masiv yang Dulu Pernah Ngamen

M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Senin, 07 Sep 2015 15:25 WIB
d'Masiv (Iqbal/detikHOT)
Jakarta - Menyebut nama d'Masiv, banyak orang yang mengetahuinya saat sukses seperti sekarang. Tak banyak yang tahu bahwa band pelantun 'Natural' itu sempat menjalani masa-masa mengamen.

Di awal kariernya sebelum bergabung dengan Musica Studios, d'Masiv rutin mengamen untuk memenuhi kebutuhan latihan musiknya.

"Dulu itu kita rutin ngamen, tapi bukan untuk mata pencaharian tapi cari uang latihan. Karena malu minta sama orangtua. Kita ngamen itu di bus rute Ciledug-Petukangan-Blok M bolak-balik," kenang sang vokalis Rian saat dijumapai di Kawasan Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2015).

"Sampai terkumpul Rp 40 ribu, terus kita berhenti, latihan di studio dua jam," sambung Rian.

Maka dari itu, untuk mempromosikan lagu daur ulang Rinto Harahap 'Kau yang Kusayang' dalam proyek album 'Kami Mengenang Rinti', d'Masiv bernostalgia dengan para Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ). Mereka berkeliling mulai dari terminal Depok sampai Wapres.

"Ini adalah satu bentuk menghormati profesi seniman. Nggak ada jarak dan batasan. Selain juga bentuk penghargaan kepada Om Rinto Harahap," ujar Rian lagi.

"Intinya kami bisa ngasih tahu ke generasi muda karya-karya Om Rinto. Kami menjadi jembatan yang menjaga mata rantai karya-karya Almarhum dengan anak muda sekarang," tutup Rian.

(mif/mmu)