Setelah melangsungkan konsernya di Manila, Filipina pada Selasa (21/7) lalu, Chris Brown sempat tertahan tak bisa meninggalkan negara tersebut. Tapi setelah tiga hari, akhirnya dia diperbolehkan keluar.
Musisi R&B berusia 26 tahun itu ditahan keluar Filipina karena masalah perayaan Tahun Baru lalu. Saat itu Chris Brown membatalkan konser, padahal kompensasi untuknya senilai US$ 1 juta disebut sudah dibayarkan.
Nah, dia ditahan pihak imigrasi setempat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Uniknya, setelah mengunggah 'permintaan bantuan pada Obama' yang konyol (kemudian dihapus) di Instagram, masalah Chris Brown kebetulan selesai, Jumat (24/7) kemarin. Pesawat pribadi jenis Gulfstream kemudian terparkir di bandara Manila untuk mengangkut sang bintang keluar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara pihak imigrasi Filipina memberikan izin keluar setelah memverifikasi bahwa Chris Brown tidak memiliki catatan lain selain dari (buletin imigrasi) yang dikeluarkan pada hari Rabu lalu.
Menteri Kehakiman Leila de Lima mengatakan jaksa akan memanggil sang penyanyi untuk penyelidikan awal mengenai pengaduan tersebut. Mereka ingin agar pihak Chris Brown tahu ada proses pidana terhadap sang penyanyi di tingkat penyelidikan awal.
Brown, absen manggung di Hong Kong, Kamis, gara-gara masalah tersebut. Sebelumnya ia juga membatalkan konser di Indonesia karena 'masalah keamanan'.
(ich/ich)











































