Lagu-lagu Beyonce di Tidal tiba-tiba saja dikabarkan hilang akhir pekan lalu. Tanpa basa-basi, tudingan langsung mengalir kepada label yang menaungi pelantun 'XO' itu, Sony Music Entertainment. Demikian dilansir Acehowbiz, Senin (1/6/2015).
Baca Juga: God Bless Gelar Konser 'Panggung Sandiwara' Agustus
Tidal kabarnya belum mencapai kata sepakat bersama Sony Music Entertainment. Sehingga membuat Sony Music Entertainment geram dan menghapus Beyonce dari situs suaminya sendiri. Namun, CEO Sony Music Entertainment langsung membantahnya.
"Jay Z adalah seorang kawan dan rekan bisnis selama bertahun-tahun. Aku mengaguminya karena langkah bisnisnya dan kecintaan yang begitu dalam kepada musik," ujar CEO Doug Morris.
"Semua konten musik kita, termasuk Beyonce yang memang terdaftar, ada di Tidal. Kami mengatakan bahwa tak ada penarikan atau penghapusan konten kami dari layanan tersebut," tegasnya.
Baca Juga: Surealis dan Multitafsir! Video Klip 'Menunggumu' Terbaru dari NOAH
Kejadian ini langsung membuat Tidal semakin genjar melakukan pendekatan kepada banyak label rekaman 'raksasa'. Warner Music Group dan Universal Music Group adalah dua nama yang sedang dikerjakan.
Di luar itu, Tidal juga masih terus harus menghadapi kritik-kritik pedas yang bahkan datang dari sesama musisi. Tidal dinilai belum memberikan keuntungan secara materil dan moril yang signifikan bagi musisi juga penikmat musik global dan malah cenderung melancarkan pembajakan.
(M. Iqbal Fazarullah Harahap/Tia Agnes Astuti)











































