Konser Futuristik yang Meriah dari Katy Perry untuk Jakarta

Konser Futuristik yang Meriah dari Katy Perry untuk Jakarta

M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Minggu, 10 Mei 2015 00:55 WIB
Konser Futuristik yang Meriah dari Katy Perry untuk Jakarta
Konser Katy Perry di Jakarta (Asep Saepullah/detikHOT)
Jakarta - Lampu mendadak gelap tapi teriakan histeris membahana tanpa henti. Cuaca ruangan yang dingin tiba-tiba saja terasa jauh lebih dingin. Penari dengan kostum yang dilengkapi lampu-lampu LED satu per satu menaiki panggung.

Mereka menari membawa tombak yang memancarkan sinar. Dan tak lama, dari bawah panggug muncul perempuan dengan dress mini yang futuristik. Di dadanya ada wajah macan dengan mata merah menyala.

Perempuan itulah alasan ribuan orang mendatangi ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (9/5/2015) malam. Perempuan itu bernama Katy Perry yang tanpa basa-basi membawakan 'Roar' sebagai lagu pembuka di konser bertajuk 'Prismatic World Tour'. Tidak bisa dibendung, histeria terdengar semakin nyaring.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jakarta! Selamat datang di 'Prismatic World Tour'," sapa Katy Perry.

Menyambung ke lagu berikutnya, Katy Perry bermain skipping di atas panggung. Tali-tali yang dilompatinya memancarkan warna-warni untuk lagu 'Part of Me'. Tata lampu berkilauan ditembakkan ke langit-langit arena konser, layaknya hujan bintang di langit. Ditambah sinar laser menghujam langsung ke bola mata menandai lagu 'Wide Awake'.

Selanjutnya, Katy tampil gagah di atas kuda berbalut emas. Gayanya berubah menjadi Cleopatra modern yang menyanyikan lagu 'Dark Horse. Penonton bersorak melihat aksi tersebut. Tata visual piramida terpampang jelas di layar besar.

Ternyata aksi tadi baru permulaan, ada aksi yang lebih heboh ketika Katy berganti kostum mengenakan swimsuit ungu dipadu dengan sepatu boot senada hingga lutut. Para penari latar tidak kalah seksi dengan koreografer sensual. Lagu 'Hot & Cold' beda lagi, mantan kekasih John Mayer itu melakukan aransemen ala Broadway. Katy mengganti kostumnya dengan jumpsuit bewarna pink, ditambah kuping dan ekor layaknya kucing.

"Jakarta, ini adalah cara yang bagus untuk menghabiskan malam minggumu. Aku sempat ke Jakarta sebelumnya, apa ada di antara kalian yang datang?" Katy Perry melakukan intermezo sebelum menurunkan tempo dengan konsep akustik.

'The One That Got Away' yang di-mashed up dengan 'Thingking of You' dan 'Unconditionally' dimainkan dengan gitar akustik. Jika sedari tadi Katy bernyanyi dan menari di panggung utama, bagian ini membawa Katy ke bibir panggung. Lebih dekat dengan KatyCats.

Sepertinya musisi kelahiran 25 Oktober 1985 itu tahu betul bagaimana memanjakan penggemarnya. Tidak ada satupun konsep yang sama pada tiap lagunya. Belum lagi warna-warni properti panggung yang benar-benar menyegarkan mata.

Sudah lewat separuh jalan, Katy masih memberikan kejutan. Dia kembali mengganti baju dengan rok mini dan atasan crop top berwarna pink terang. Hits 'This Is How We Do' menjadi pilihan pertama. Dibawakan dengan sajian balon-balon udara beraneka bentuk, mulai dari kaleng sarden, makanan Taco, tas sampai kotoran.

Kemudian berlanjut dengan rentetan megahits 'TGIF (Last Friday), 'Teenage Dream', 'California Gurl'. Ribuan KatyCats baik yang berdiri maupun duduk bersorak-sorak. Sepertinya masih banyak tenaga yang tersisa.

Setelah itu, babak encore dimulai. Seperti biasa teriakan 'we want more... We want more' menggema seantero ICE BSD City. Ternyata Katy Perry membalasnya dengan seruan lain, "it's time for Prism-Vision... It's time for Prism-Vision."

Mendengar itu, barisan penonton di kelas Festival 1, Gold dan Diamond bergegas memakai Prism-Vision Glasess yang sudah lebih dulu dibagikan. Semua keistimewaan itu untuk menikmati lagu penutup 'Fireworks' yang dimainkan juga dengan tatanan visual yang menyihir.

"Selamat malam, Jakarta. Kalian adalah penonton terhebat di seluruh Asia," teriak Katy sembari turun perlahan ke bawah panggung. Menyisakan jari-jari tangannya yang terbuka sebagai tanda perpisahaan.

(mif/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads