Seperti di konser pertamanya tahun 2012 lalu, pelantun 'Roar' itu juga mengajak satu penggemar prianya naik panggung. Bedanya kali ini, Katy meminta lebih dulu si KatyCats--sebutan penggemarnya--mengajarkan bahasa Indonesia.
"Ada yang mau mengajarkan saya bahasa Indonesia. Ayo naik ke panggung, agar kita bisa berbicara satu bahasa. Tapi kalian harus benar-benar orang Indonesia ya," ujar Katy di atas panggung ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (9/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namanya siapa?" tanya Katy dalam bahasa Inggris.
"Cindy," jawab si KatyCats. Setelah bertanya usia dan berasal dari mana, Kary Perry memulai pelajarannya.
"Bagaimana cara mengatakan 'halo'," tanya Katy. "Hai," jawab Cindy. Katy mengikutinya disambut tawa ribuan penonton.
"Bagaimana cara mengatakan 'thank you'," sambung Katy. "Terima kasih," jawab Cindy lagi. Katy mengikuti dengan sangat lancar, penonton bertepuk tangan.
"Bagaimana cara mengatakan 'i love you'," pelajaran berlanjut. "Aku cinta kamu," Cindy membalas. Kali ini Katy tak selancar sebelumnya, bahkan dia meminta pengulangan.
"Aku cinta kamu," teriak Katy lantang. Penonton kembali bertepuk tangan meriah.
Ternyata belum usai, aksi 'selfie' Cindy dan idolanya itu menjadi penutup. Tidak sekali, keduanya terlihat berpose berulang-ulang. Membuat barisan penonton yang kurang beruntung berteriak iri.
Penyanyi 30 tahun itu menyajikan konsep futuristik yang amat meriah sebagai konser bertajuk 'Prismatic World Tour'. Dibuka oleh 'Roar', Katy Perry tampil menyuguhkan 20 lagu lebih, seperti 'Dark House', 'Part of Me', 'California Gurl' dan ditutup dengan 'Fireworks' yang dibawakan bersama tata visual spesial.
(mif/ich)










































