Segera menyambangi Jakarta untuk pertama kalinya, Pentatonix memilih tampil sendiri. Grup asal Amerika Serikat yang terbentuk sejak tahun 2011 itu menolak tawaran 'opening act' maupun kolaborasi.
"Kita sudah tawarkan untuk 'opening act'. Kita juga sudah kasih namanya, musisi pria Indonesia yang nantinya akan tampil akapela. Tapi tidak disetujui," tutur CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul, selaku promotor, saat jumpa pers di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: 'Melepas Senja', Saat Sidepony Bicara Soal Waktu dan Usia
Walaupun begitu, bukan berarti grup pemilik tiga album itu akan tampil seadanya. Konser tur dunia bertajuk 'On My Way Home Tour' yang digelar 3 Juni mendatang di Balai Kartini itu dijanjikan akan berlangsung istimewa.
"Ini akan menjadi konser yang paling ditunggu Pentaholics Indonesia selama tiga tahun. Kami yakin, karena respons Pentatonix di Indonesia sangat positif. Mereka bagaikan oase di tengah industri musik dunia saat ini," tutup Associate Director International Label and Digital Sony Music Indonesia, Fajar Indroharyo.
Tiket konser dibagi ke dalam tiga kelas, untuk kelas Gold (Rp 750 Ribu) sudah habis terjual. Kini yang masih dijual tinggal menyisakan Festival (Rp 400 Ribu) dan Platinum (Rp 1,5 Juta).
(mif/ich)











































